Indah Christiana
Profesi Bidan, Universitas Dr. Soekardjo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kesehatan Masyarakat dan Pengetahuan Kesehatan pada Remaja di Kabupaten Banyuwangi Wahyu Adri; Indah Christiana; Andrik Hermanto; Mulya Agustina; Wildan Faza Pratama; Nurul Eko Widiyastuti; Mamluatul Mamluatul Faizah; Achmad Efendi
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i2.782

Abstract

Kesehatan masyarakat merupakan fondasi utama dalam membentuk masyarakat emas sesuai asta cita keempat Presiden Republik Indonesia. Dalam memenuhi asta cita tersebut, STIKES Banyuwangi dan Klinik STIKES Banyuwangi melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada tanggal 24 Oktober 2025 yang berbentuk pemberian bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu, pemeriksaan kesehatan dan konsultasi kesehatan gratis pada masyarakat. Selain itu, pada tanggal 25 Oktober 2025 STIKES Banyuwangi juga memberikan pemeriksaan dan edukasi kesehatan kepada para siswi MAN 1 Banyuwangi terkait gizi pada remaja, kesehatan reproduksi dan anemia, serta sadari (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai langkah awal pencegahan dan skrining kanker payudara. Dari 68 siswi yang hadir, didapatkan bahwa rata-rata umur siswi adalah 16 tahun. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa para siswi memiliki rata-rata tinggi badan 152,9 cm; berat badan 48,8 kg; Hb 14,6 gr/dl; IMT 21,26 yang termasuk kategori normal. Rata-rata pengetahuan sebelum diberikan edukasi adalah 84 dengan nilai minimal 40 dan maksimal 100. Setelah diberikan edukasi, rata-rata pengetahuan mengalami kenaikan menjadi 86 dengan nilai minimal 60 dan maksimal 100. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 3 siswi yang mengalami anemia (1 anemia sedang dan 2 anemia ringan); 13 siswi yang berstatus gizi kurang (nilai IMT < 18,5); 5 siswi masuk kategori dengan risiko; dan 9 siswi obesitas.