Sudarman Supardi
Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muslim Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Manajemen Risiko dengan Metode Hazard and Operability (HAZOP) : Studi Kasus: Proyek Pembangunan Penambahan Bagian Sayap Kiri dan Kanan Kantor DPRD Kota Makassar Fauzan Ananda Syahputra; Andi Rahmat Khaliq; Sudarman Supardi; Sofyan Bachmid; Andi Muhamamad Akram
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 8 No. 1 (2026): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2026
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/0egskx84

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor manajemen risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek pembangunan penambahan bagian sayap kiri dan kanan Kantor DPRD Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan studi kasus dan penerapan metode Hazard and Operability Study (HAZOP). Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan matriks risiko berdasarkan nilai likelihood dan consequence. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 32 variabel risiko yang teridentifikasi, sebanyak 21 variabel (65,6%) tergolong dalam kategori risiko rendah (Low), 10 variabel (31,3%) masuk dalam kategori risiko sedang (Moderate), dan 1 variabel risiko (3,1%) berada dalam kategori tinggi (High) yang berasal dari pekerjaan pembesian. Secara umum, mayoritas risiko yang teridentifikasi masih dapat dikendalikan dengan baik, namun perlu peningkatan pengawasan dan pelatihan bagi pekerja. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi implementasi sistem K3, peningkatan promosi dan edukasi keselamatan kerja, serta pelaksanaan evaluasi dan audit K3 secara berkala guna menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif.
Analisis Faktor Faktor Keterlambatan Pada Proyek Pembangunan Gedung Baru Rumah Sakit Primaya Makassar Sudarman Supardi; Watono; Rizki Ayu Saraswati; Nur Hairun Annisa; Triana Wulandari
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil MACCA (JUNI 2026)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/j5r88k67

Abstract

Keterlambatan dalam proyek konstruksi merupakan permasalahan umum yang dapat menimbulkan kerugian baik bagi pemilik proyek maupun kontraktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keterlambatan pada proyek pembangunan Gedung Baru Rumah Sakit Primaya Makassar. Metode yang digunakan adalah analisis faktor dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterlambatan dipengaruhi oleh berbagai indikator dari enam variabel utama: tenaga kerja, material, peralatan, keuangan, lingkungan, dan perubahan desain. Di antara variabel tersebut, faktor material (X2) menjadi penyebab paling dominan, dengan indikator keterlambatan pengiriman material (X2.1) memiliki nilai extraction tertinggi sebesar 0,794. Hubungan antar faktor ini membentuk hambatan yang signifikan terhadap kelancaran proyek. Temuan ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai dampak keterlambatan terhadap biaya dan kualitas proyek, serta menjadi dasar bagi manajemen proyek untuk merumuskan strategi yang lebih efektif dalam mengatasi hambatan dan meningkatkan efisiensi pelaksanaan proyek.