Mukti Maruddin
Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muslim Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Derajat Kejenuhan Terhadap Tingkat Kepadatan Tanah Muh Adlen Arsyad; M Arifuddin Karim; Mukti Maruddin; Andi Baso Gunawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 4 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Oktober 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/mqce3806

Abstract

Derajat kejenuhan mempengaruhi seberapa padatnya suatu tanah, derajat kejenuhan berkorelasi dengan jumlah air yang ada di dalam tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana derajat kejenuhan dan kadar air mempengaruhi kepadatan tanah. Sampel tanah terganggu dari Kabupaten Maros digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini dimulai dengan menguji sifat fisis kemudian sifat mekanis tanah berbutir halus, khususnya kemampuannya untuk memadat pada Gs 2,72 dan konsentrasi lempung 70,14%. Berdasarkan pengujian sifat mekanis, didapatkan bahwa kerapatan dan kepadatan tanah meningkat seiring bertambahnya kadar air, dan menurun saat mencapai tiitik dimana usaha pemadatan sudah tidak bisa dilakukan lagi dikarenakan rongga udara dalam tanah sudah terisi air. Hasil yang didapatkan dari pemadatan dengan penambahan kadar air 14,24%, 24,34%, 33,20%, 41,97%, 50,90% yaitu peningkatan nilai kepadatan dimulai dari persentase kadar air 14,24%, 24,34% sampai pada persentase 33,20% dengan nilai 1,4543 kg/cm³, 1,6559 kg/cm³, dan 1,8874 kg/cm³. Dan terjadi penuruan kepadatan pada persentase kadar air 41,97%, 50,97% dengan nilai kepadatan tanah sebesar 1,7193 kg/cm³, 1,5022 kg/cm³. Pengaruh derajat kejenuhan terhadap kepadatan tanah dapat dilihat sesuai penambahan kadar air yang terjadi, semakin banyak kadar air maka semakin jenuh tanah yang disebabkan oleh air, maka dari itu sulit untuk dipadatkan.
Pengujian Parameter Daya Dukung (Bearing Capacity) Tanah Berbutir Halus dengan Menggunakan Alat California Bearing Ratio dan Dynamic Cone Penetration Mukti Maruddin; Zaifuddin; Arqam Jaya Hamzah; Ahsya Ananda Amin
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil MACCA (JUNI 2026)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/a3se5k07

Abstract

California Bearing Ratio dan Dynamic Cone Penetration merupakan pengujian penetrasi secara statis dan dinamis. Tujuannya megetahui pengaruh tingkat kepadatan dan perbedaan kepadatan nilai CBR dan DCP, Sampel digunakan Disturbed dari Kecamatan Moncong Loe. Melaluli pengujian sifat fisis dan sifat mekanis tanah berbutir halus. Kadar air bagian dari rongga memiliki peran menetukan kepadatan tanah sehingga kadar air menetukan tinggi rendahnya kepadatan tanah. Kepadatan 1,2924 gr/cm3, 1,2965 gr/cm3, 1,3219 gr/cm3, 1,4075 gr/cm3, 1,4239 gr/cm3 diperoleh nilai CBR California 1,430%, 6,180%, 12,821%, 11,160%, 3,966% dan nilai CBR DCP 2%, 50,6%, 78,7%, 61,9%, 13,6%. Kadar air 16,29 % dengan nilai CBR 12,821% nilai CBR menurunan di kadar air 23% nilai CBR 11,160% dari penambahan air terendah 10,61% nilai CBR 6,180% dan terendah 38,26% dari nilai CBR 1,430%. Penetrasi nilai CBR California dan DCP hasil penelitian kepadatan 1,3219 gr/cm3 california menghasilkan penetrasi nilai CBR 12,821% dan DCP pada sama penetrasi nilai CBR 78,7%. Nilai CBR pada kadar air 10,66% dengan nilai kepadatan 1,2965 gr/cm3 sebesar 6,180%, nilai DCP pada kadar air yang sama nilai pemadatan yang sama 50,6%. Kepadatan dan kadar air memiliki pengaruh penetrasi nilai CBR menciptakan hubungan linear namun nilai linear pada CBR lebih besar di banding DCP.