Debby Victoria Arief
School of Medicine, Universitas Ciputra Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Siswa SMA terhadap Kesehatan Reproduksi setelah Edukasi Kesehatan Seksual di SMA Karang Turi Semarang Denys Putra Alim; Gladys Adipranoto; Rosalyn Devina Santoso; Dhea Medisika Hertanti; Debby Victoria Arief; Purwakaning Purnomo Agung
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 5, No 2 (2026): May 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.5.2.72-83

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap permasalahan kesehatan reproduksi akibat keterbatasan pengetahuan, sikap, dan perilaku yang tepat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa terhadap kesehatan reproduksi setelah diberikan edukasi kesehatan seksual di SMA Karang Turi Semarang. Pengabdian masyarakat ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan one post-test only. Responden berjumlah 70 siswa, terdiri dari 35 siswa laki-laki dan 35 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku kesehatan reproduksi. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden berada pada kategori sedang hingga baik dengan nilai rerata 65,71 dan median 70, meskipun masih ditemukan miskonsepsi terkait penularan HIV dan rendahnya pengetahuan mengenai vaksinasi HPV. Sikap responden terhadap kesehatan reproduksi secara umum menunjukkan kecenderungan positif, terutama pada pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi dan pendidikan seksual sejak remaja. Namun demikian, perilaku pencegahan kesehatan reproduksi belum sepenuhnya optimal, terutama pada penggunaan kondom dan pemeriksaan kesehatan reproduksi secara rutin. Kesimpulannya, edukasi kesehatan seksual memberikan gambaran bahwa siswa memiliki pengetahuan yang cukup baik dan sikap yang positif, namun belum sepenuhnya diikuti oleh perilaku yang optimal. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan edukasi kesehatan seksual yang lebih komprehensif dan berkelanjutan untuk mendorong perubahan perilaku kesehatan reproduksi pada remaja.Adolescents are a vulnerable age group to reproductive health problems due to limited knowledge, attitudes, and appropriate behaviors. This community service activity aimed to describe students’ knowledge, attitudes, and behaviors regarding reproductive health after receiving sexual health education at SMA Karang Turi Semarang. This activity used a descriptive design with a one post-test only approach. A total of 70 students participated, consisting of 35 male and 35 female students. Data were collected using a questionnaire covering aspects of knowledge, attitudes, and reproductive health behaviors. The results showed that the respondents’ level of knowledge ranged from moderate to good, with a mean score of 65.71 and a median of 70. However, misconceptions regarding HIV transmission and low awareness of HPV vaccination were still identified. Overall, students’ attitudes toward reproductive health were generally positive, particularly regarding the importance of maintaining reproductive organ hygiene and the need for sexual education from adolescence. Nevertheless, preventive reproductive health behaviors were not yet optimal, especially in terms of condom use and routine reproductive health check-ups. In conclusion, sexual health education provides an overview that students have fairly good knowledge and positive attitudes; however, these are not yet fully reflected in optimal behaviors. Therefore, more comprehensive and sustainable sexual health education is needed to promote behavioral changes in adolescent reproductive health.