Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi dan Skrining Daya Tahan Jantung Paru Sebagai Upaya Promosi Gaya Hidup Sehat pada Remaja Miftahul Nur 'Amaliyah; Listya Triandari; Muhammad Untung
Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea Vol 4, No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpmp.v4i1.18366

Abstract

Masa remaja merupakan fase transisi krusial, namun pergeseran gaya hidup ke arah sedentari di era digital memicu tingginya inaktivitas fisik yang berdampak destruktif pada kapasitas daya tahan jantung paru (cardiorespiratory endurance). Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pendekatan promotif dan preventif guna melihat gambaran faktual kondisi fisik remaja, sekaligus mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup aktif. Kegiatan dilaksanakan di SMK Negeri 3 Pontianak dengan melibatkan 20 siswa sebagai mitra sasaran. Metode pelaksanaan mencakup empat tahapan utama: pendataan dan skrining kesehatan awal, ceramah edukasi interaktif, pengukuran kapasitas kardiorespirasi secara objektif menggunakan instrumen Harvard Step Test, serta evaluasi dan analisis data. Hasil pengukuran menunjukkan temuan yang sangat homogen, di mana seluruh peserta teridentifikasi berada pada kategori poor (sangat kurang). Kondisi kebugaran yang berada pada titik terendah ini mengonfirmasi hipotesis awal bahwa dominasi gaya hidup pasif dan program olahraga sekolah yang kurang memfokuskan pada kapasitas aerobik berdampak nyata pada rendahnya kebugaran kardiovaskular siswa. Sebagai kesimpulan, program ini berhasil menyoroti urgensi krisis kebugaran di tingkat sekolah. Sebagai tindak lanjut, direkomendasikan penyusunan program pendampingan praktik yang berkesinambungan dan berkolaborasi dengan pihak sekolah guna memodifikasi perilaku sehat remaja secara permanen demi mencetak generasi yang produktif. Kata Kunci: Remaja, Aktivitas Fisik, Gaya Hidup Sedentari, Harvard Step Test, Siswa Adolescence is a crucial transitional phase, but the shift towards a sedentary lifestyle in the digital era has triggered high physical inactivity, yielding a destructive impact on cardiorespiratory endurance. This Community Service Program (PKM) aims to provide promotive and preventive approaches to obtain a factual overview of adolescents' physical conditions while encouraging behavioral changes toward an active lifestyle. The activity was conducted at SMK Negeri 3 Pontianak, involving 20 students as target partners. The implementation method encompassed four main stages: initial data collection and health screening, interactive educational lectures, objective measurement of cardiorespiratory capacity using the Harvard Step Test instrument, and data evaluation and analysis. The measurement results revealed highly homogeneous findings, wherein all participants were classified in the Poor category. This remarkably low fitness level confirms the initial hypothesis that the dominance of a passive lifestyle and school sports programs lacking focus on aerobic capacity significantly impact the students' poor cardiovascular fitness. In conclusion, this program has successfully highlighted the urgency of the fitness crisis at the school level. As a follow-up, it is recommended to design a continuous practical assistance program in collaboration with the school to permanently modify adolescents' healthy behaviors in order to foster a productive generation.
Analisis Kualitas Aktivitas Fisik dan Persentase Lemak Tubuh Terhadap Daya Tahan Jantung Paru pada Remaja Miftahul Nur 'Amaliyah; Listya Triandari; Muhammad Untung
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol. 14 No. 2 (2025): December: Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v14i2.9805

Abstract

Kecukupan Aktivitas Fisik (AF) sangat penting karena mendukung sistem pernapasan dan peredaran darah, memastikan suplai energi memadai serta transportasi zat-zat metabolisme di dalam tubuh berjalan lancar. Sebaliknya, kurangnya aktivitas fisik, apalagi dikombinasikan dengan pola makan yang buruk dan gaya hidup sedentari, berisiko memicu kelebihan berat badan atau obesitas. Khususnya pada remaja, tingginya kadar lemak tubuh sering dikaitkan dengan menurunnya daya tahan jantung paru. Penurunan daya tahan ini dapat berdampak negatif pada performa fisik dan status kesehatan secara menyeluruh. Perlu diketahui bahwa daya tahan jantung paru yang rendah merupakan faktor risiko yang berhubungan dengan peningkatan kejadian penyakit kardiovaskular dan kanker, serta berkontribusi pada angka morbiditas dan mortalitas yang lebih tinggi. Tujuan penelitian untuk menganalisis kualitas aktivitas fisik dan persentase lemak tubuh terhadap daya tahan jantung paru pada remaja. Metode penelitian cross-sectional study dan menggunakan teknik total sampling. Populasi penelitian adalah siswa dengan rentang usia 16-18 tahun. Prosedur pengukuran aktivitas fisik menggunakan The Physical Activity Questionnaire for Adolescent (PAQ-A), persentase lemak tubuh menggunakan OMRON HBF 375 Karada Scan dan daya tahan jantung paru menggunakan Hardvard Step Test. Hasil penelitian tidak ada perbedaan atau variasi dalam hasil pengukuran daya tahan jantung paru di antara semua subjek, sehingga metode statistik yang memerlukan variabilitas data menjadi tidak dapat diterapkan.