Dea Maya Putri
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masjid Baiturrahim melalui Optimalisasi Pembelajaran Al-Qur’an dan Penguatan Sarana Prasarana dengan Pendekatan ABCD Nenti Puspita; Dea Maya Putri; Fiska Dela; Mayang Pesona Putri; Ejontomi Afrizon
KENDURI : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): May-August
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/kenduri.v6i2.2560

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Riset Program Studi Kelompok 18 dilaksanakan di Masjid Baiturrahim, Kelurahan Sumur Dewa, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, dengan memanfaatkan aset berupa Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang sudah berjalan serta tradisi gotong royong masyarakat setempat. Observasi awal menemukan dua kebutuhan utama, yaitu belum meratanya kemampuan membaca Al-Qur’an dan pemahaman keislaman dasar anak-anak, serta belum lengkapnya sarana penunjang masjid seperti denah lokasi, plang nama RT/RW, papan kepengurusan, dan alat kebersihan. Program ini bertujuan menguatkan literasi Al-Qur’an dan dasar-dasar keislaman peserta didik TPQ sekaligus melengkapi sarana prasarana fisik Masjid Baiturrahim. Pelaksanaan mengikuti tahapan Asset-Based Community Development (ABCD), yaitu Discovery (pemetaan aset dan kebutuhan bersama guru TPQ dan pengurus masjid), Dream (perumusan visi bersama warga), Design (perancangan program pendampingan dan pengadaan fasilitas), dan Destiny (pelaksanaan serta komitmen keberlanjutan). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kategori peserta yang lancar membaca Al-Qur’an dari 20% menjadi 35% dan penurunan kategori belum lancar dari 45% menjadi 15%, serta terealisasinya tujuh item sarana masjid dengan tingkat penyelesaian 100%. Jamaah dan orang tua peserta memberikan tanggapan positif terhadap kedua program, yang tercermin dari meningkatnya partisipasi gotong royong dan antusiasme belajar anak-anak. Simpulan kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan berbasis aset mampu menyinergikan penguatan pendidikan keagamaan dan pembangunan infrastruktur fisik secara berkelanjutan di lingkungan masjid.