Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

On The Job Training Diabetes Melitus sebagai Risiko Penyakit Jantung di Desa Sri Kuncoro: Penelitian Halimatussa’diah; Wiwit Sulistyasmi; Jon Farizal; Ari Susanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4761

Abstract

Diabetes melitus sangat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular termasuk penyakit jantung iskemik, stroke, dan gagal jantung. Komplikasi kardiovaskular ini berkontribusi terhadap sebagian besar morbiditas dan mortalitas terkait diabetes mellitus. Kader posyandu perlu meningkatkan pengetahuan tentang deteksi dini, pemantauan, dan pendampingan pasien DM, penyakit jantung, termasuk faktor risiko, gejala, dan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh masyarakat. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat, meningkatkan pengetahuan dan kemapuan kader kesehatan melalui on the job training diabetes melitus sebagai risiko penyakit jantung di desa Srikuncoro. Identifikasi Kader mengikuti pelatihan. Pemberian materi pelatihan dan praktik cara penggunaan alat POCT dan alat tensimeter. Praktik Lapangan, pendampingan dan evaluasi program pengabdian masyarakat dilakukan secara bersamaan. Dari 30 orang Kader yang mengikuti kegiatan dipilih 10 orang yang dilatih melakukan penyuluhan, menggunakan tensimeter dan alat POCT. Kader melakukan penyuluhan dan pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan darah menggunakan alat POCT, pada saat pertemuan ibu ibu PKK di Balai Desa Srikuncoro. Dari 44 orang masyarakat yang telah diperiksa darahnya, didapatkan 2 orang yang gula darah dan kolesterolnya mengalami kenaikan. Kader yang telah dilatih, mampu menggunakan alat POCT dengan baik, dan melakukan pemeriksaan tanpa didampingi. Kader mengetahui Diabetes melitus sebagai risiko penyakit jantung, meningkatnya ketrampilan kader menggunakan alat POCT dan tensimeter, melakukan edukasi, terbaginya alat POCT pada 5 kelompok kader kesehatan di Desa Srikuncoro. Disarankan untuk memberikan edukasi secara berkala mengenai penyakit Diabetes melitus sebagai risiko penyebab penyakit jantung.
Pengaruh Aromaterapi terhadap Kecemasan dan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus di Kota Bengkulu Ervan Ervan; Hendri Heryanto; Halimatussa’diah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): November : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v4i3.10896

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease caused by impaired insulin production or the body's inability to use insulin effectively (insulin resistance). In Bengkulu Province, DM is the leading cause of death among men (38.8%) and ranks third among women (59.9%). One of the common complications experienced by patients with DM is anxiety, which can trigger the release of stress hormones such as epinephrine and cortisol. The release of these hormones may increase blood glucose levels and worsen the patient's condition. This study aimed to examine the effect of aromatherapy on anxiety levels and blood glucose levels among patients with DM in Bengkulu City. The study involved 33 respondents selected using a simple random sampling technique. Anxiety levels and blood glucose levels were measured before and after the administration of aromatherapy for one month, given twice a week. This research employed a quasi-experimental design, using the Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRSA) to measure anxiety levels and a glucometer to measure blood glucose levels. Data analysis showed a significant relationship between aromatherapy administration and changes in anxiety levels as well as blood glucose levels (p = 0.000). In conclusion, regular aromatherapy can reduce anxiety and lower blood glucose levels in patients with DM, approaching normal values. The use of aromatherapy as a nursing intervention is recommended to help stabilize blood glucose levels in patients with diabetes mellitus.