Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pencegahan Emesis Gravidarum pada ibu Hamil di PMB Dwi Rahmawati Tety Septiani; Eka Rahmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3828

Abstract

Emesis gravidarum merupakan keluhan yang sering dialami ibu hamil, terutama pada trimester awal kehamilan, dan dapat berdampak terhadap status gizi serta kesehatan ibu dan janin apabila tidak ditangani dengan baik. Kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai emesis gravidarum berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kondisi yang lebih berat, yaitu hiperemesis gravidarum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang emesis gravidarum sebagai upaya pencegahan dan penanganan dini selama kehamilan. Kegiatan dilaksanakan di PMB Dwi Rahmawati Kota Palembang pada bulan November 2025 dengan sasaran 30 ibu hamil. Metode yang digunakan adalah penyuluhan melalui ceramah dan diskusi menggunakan media leaflet dan mikrofon. Evaluasi dilakukan secara lisan dengan memberikan pertanyaan terkait materi yang telah disampaikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ibu hamil mengikuti penyuluhan dengan antusias, aktif bertanya, serta mampu menjawab pertanyaan evaluasi dengan baik. Setelah kegiatan penyuluhan, ibu hamil menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pengertian, penyebab, tanda dan gejala, dampak, serta cara penanganan emesis gravidarum. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang emesis gravidarum dan diharapkan dapat menjadi salah satu upaya preventif dalam mencegah terjadinya komplikasi kehamilan.
Edukasi dalam Modifikasi Gaya Hidup untuk Menurunkan Kadar Gula Darah pada Penderita DM di Puskesmas Kertapati Erik Rosadi; Tety Septiani; Jendri Darmanto
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 9 (2026): Juli
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/t2bmpj62

Abstract

Diabetes Melitus (DM) Tipe II merupakan jenis DM paling umum,sekitar 90–95% dari seluruh kasus. Penyakit ini ditandai oleh kadar glukosa darah yang tinggi akibat resistensi dan defisiensi insulin relatif. Menurut WHO (2023), DM Tipe II menyumbang sekitar 70% dari total kematian global. Di Indonesia, jumlah penderita DM mencapai 19,5 juta jiwa pada tahun 2021, menempatkan Indonesia pada peringkat kelima dunia. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengertian, penyebab, tanda gejala, komplikasi, factor resiko dan modifikasi gaya hidup. Metode yang digunakan berupa ceramah interaktif dan diskusi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dari 70,4 sebelum penyuluhan menjadi 91,7 setelah penyuluhan. Mayoritas peserta mengalami peningkatan pengetahuan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk meningkatan kualitas hidup serta dapat dijadikan model untuk kegiatan di tempat kesehatan lainnya.
Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Audiovisual Pada Ibu Hamil Tentang Anemia Eka Rahmawati; Tety Septiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v3i2.358

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di dunia karena berdampak langsung terhadap kesehatan ibu dan janin. Menurut World Health Organization (WHO), anemia pada kehamilan merupakan kondisi ketika kadar hemoglobin ibu hamil kurang dari 11 g/dL. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia  sebagai upaya pencegahan dan penanganan selama kehamilan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan kesehatan menggunakan media audiovisual, diskusi interaktif, tanya jawab, serta pembagian media edukasi berupa leaflet. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil yang mengikuti pelayanan antenatal di fasilitas kesehatan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Kegiatan berjalan dengan baik dan diikuti secara aktif oleh seluruh peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai anemia. Peserta juga menunjukkan komitmen yang lebih baik. Penyuluhan kesehatan merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil mengenai pencegahan anemia. Edukasi yang berkelanjutan serta dukungan tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam menerapkan perilaku hidup sehat sehingga kejadian anemia selama kehamilan dapat ditekan.