Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Worskhop Digital Marketing Strategi Membangun Kemandirian Usaha Mikro di Wilayah Pesisir Desa Topejaya Siti Nardiyah Muhrami; Damas Gianlugi Alrizqi; Asriyani Amrullah; Muh Irshan Sachrir; Yulnita Muchtar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4273

Abstract

Masyarakat pesisir Desa Topejawa memiliki potensi ekonomi mikro yang besar, terutama dalam pengolahan hasil laut dan kerajinan, namun masih terkendala oleh keterbatasan akses pasar dan pemanfaatan teknologi informasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian ekonomi ibu-ibu pelaku usaha mikro melalui pelatihan dan workshop digital marketing. Metode yang digunakan adalah penyuluhan partisipatif, demonstrasi strategi pemasaran berbasis media sosial, dan pendampingan langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai konsep penentuan target pasar, branding produk sederhana, dan penggunaan platform digital sebagai alat pemasaran yang efektif. Melalui literasi digital yang ditanamkan, diharapkan usaha mikro di Desa Topejawa dapat bertransformasi dari model pemasaran konvensional ke arah ekosistem digital yang lebih luas dan berkelanjutan.
Penyuluhan Keluarga Berencana sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Masyarakat tentang Perencanaan Keluarga di Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone Mildayanti; Dwiyanti; Yulnita Muchtar; Damas Gianlugi Alrizqi; Nurul Haeriyah Ridwan
ABDI SAMULANG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): JULI| ABDI SAMULANG
Publisher : Yayasan Habiburrahman Jamalu Bina Ummat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61477/abdisamulang.v5i2.111

Abstract

Abstract The Family Planning (KB) program is a strategic government initiative to realize quality families through birth spacing and improved reproductive health. Limited community understanding of contraceptive methods remains an obstacle to achieving program targets, particularly in agrarian areas such as Libureng District, Bone Regency. This community service activity aimed to improve public understanding of family planning through counseling conducted in collaboration between lecturers of Universitas Negeri Makassar and the local BKKBN. The method consisted of preparation, interactive counseling implementation, and evaluation stages, targeting fertile-age couples, family planning cadres, and sub-district officials totaling approximately 40 participants. Results showed improved participant understanding of contraceptive methods, the benefits of Long-Term Contraceptive Methods (LTCM), and a more open attitude toward the KB program. This activity confirms that synergy between higher education and government institutions is an effective strategy for supporting the Bangga Kencana program at the sub-district level.