Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Digitalisasi Pendidikan Tanpa Internet: Implementasi Local Content Server sebagai Sumber Belajar Mandiri di Sekolah Pulau Terluar Pangkep Asriyani Amrullah; Nurayu Pratiwi; Siti Nardiyah Muhrani; Fina Fatwasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4327

Abstract

Kesenjangan akses pendidikan digital di wilayah kepulauan, khususnya di Kabupaten Pangkep, merupakan dampak langsung dari keterbatasan infrastruktur internet di pulau-pulau terluar. Kondisi ini menghambat implementasi Kurikulum Merdeka yang berbasis kemandirian digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Local Content Server (LCS) sebagai solusi digitalisasi pendidikan tanpa internet bagi sekolah di wilayah blank spot. Metode yang digunakan adalah Participatory Technology Development (PTD), yang meliputi perancangan infrastruktur jaringan Wi-Fi lokal, penyediaan konten multimedia (e-book, video pembelajaran, dan bank soal), serta pelatihan teknis bagi guru dan siswa. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor literasi digital siswa dari rata-rata 15% pada pre-test menjadi 88% pada post-test. Selain itu, penggunaan sistem ujian berbasis digital luring (CBT Offline) berhasil meningkatkan efisiensi operasional sekolah dengan memangkas biaya penggandaan soal fisik hingga 60%. Dapat disimpulkan bahwa implementasi teknologi tepat guna berbasis peladen lokal efektif dalam menciptakan ekosistem pendidikan digital yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir di wilayah 3T.
Peran Koperasi Berbasis Komunitas dalam Pengurangan Kemiskinan Perempuan di Pedesaan Indonesia Asriyani Amrullah; Mildayanti Mildayanti; Dwiyanti Dwiyanti; Sudarmi Sudarmi
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v5i1.2496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak koperasi berbasis komunitas terhadap pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan perempuan di pedesaan Indonesia. Kajian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya kerentanan ekonomi perempuan pedesaan meskipun berbagai program pemberdayaan ekonomi berbasis koperasi terus berkembang di Indonesia. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA. Sebanyak 22 artikel empiris yang diterbitkan pada periode 2014–2026 dianalisis melalui basis pencarian akademik Elicit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi berbasis komunitas, seperti kelompok simpan pinjam perempuan, koperasi mikrofinansial, kelompok usaha bersama, dan koperasi kewirausahaan, secara umum memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan, kesejahteraan rumah tangga, dan partisipasi ekonomi perempuan. Dampak paling signifikan ditemukan pada program yang mengintegrasikan akses pembiayaan, pelatihan kewirausahaan, pemanfaatan teknologi digital, dan perluasan akses pasar. Namun, bukti mengenai pengurangan ketimpangan pendapatan masih terbatas karena minimnya studi longitudinal dan analisis distribusi pendapatan yang komprehensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa koperasi berbasis komunitas berpotensi menjadi instrumen efektif dalam pemberdayaan ekonomi perempuan dan pengurangan kemiskinan pedesaan, meskipun diperlukan dukungan institusional dan penelitian yang lebih rigor untuk mengevaluasi keberlanjutan dampaknya dalam jangka panjang.
Edukasi Mengenai Pengenalan Dasar-Dasar Startup dalam Memulai Bisnis Bagi Siswa SMA Negeri 8 Gowa Dwiyanti Dwiyanti; Mildayanti Mildayanti; Agung Muliaman Anas; Irshan Scyahrir; Asriyani Amrullah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i1.4188

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai startup kepada siswa SMA Negeri 8 Gowa sebagai upaya meningkatkan literasi kewirausahaan digital dan pemahaman siswa mengenai konsep inovasi dan cara menangkap peluang dari masalah di sekitar menjadi ide usaha rintisan. Minat berwirausaha di kalangan remaja saat ini mulai bergeser ke arah bisnis digital atau startup. Namun, keterbatasan pengetahuan mengenai ekosistem startup seringkali menjadi kendala bagi siswa SMA untuk memulai serta minimnya pengetahuan tentang bagaimana mengelola ide menjadi usaha nyata, kurangnya mentor, dan keterbatasan akses terhadap ekosistem startup menjadi kendala utama dalam mendorong kemandirian ekonomi mereka. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai dasar-dasar startup, mulai dari identifikasi masalah, penentuan Value Proposition, hingga pengenalan Business Model Canvas (BMC). Metode yang digunakan adalah sosialisasi interaktif dan workshop perumusan ide. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa sebesar 85% terhadap langkah-langkah sistematis membangun startup dibandingkan sebelum edukasi diberikan. keberlanjutan kegiatan ini diharapkan mampu mendorong terbentuknya ekosistem startup lokal yang kuat dan inklusif di kalangan siswa SMA Negeri 8 Gowa.
Worskhop Digital Marketing Strategi Membangun Kemandirian Usaha Mikro di Wilayah Pesisir Desa Topejaya Siti Nardiyah Muhrami; Damas Gianlugi Alrizqi; Asriyani Amrullah; Muh Irshan Sachrir; Yulnita Muchtar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4273

Abstract

Masyarakat pesisir Desa Topejawa memiliki potensi ekonomi mikro yang besar, terutama dalam pengolahan hasil laut dan kerajinan, namun masih terkendala oleh keterbatasan akses pasar dan pemanfaatan teknologi informasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian ekonomi ibu-ibu pelaku usaha mikro melalui pelatihan dan workshop digital marketing. Metode yang digunakan adalah penyuluhan partisipatif, demonstrasi strategi pemasaran berbasis media sosial, dan pendampingan langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai konsep penentuan target pasar, branding produk sederhana, dan penggunaan platform digital sebagai alat pemasaran yang efektif. Melalui literasi digital yang ditanamkan, diharapkan usaha mikro di Desa Topejawa dapat bertransformasi dari model pemasaran konvensional ke arah ekosistem digital yang lebih luas dan berkelanjutan.