Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Early Detection Policies Prevent Non-Procedural Indonesian Migrant Workers Ida Irawati; Susanti Susanti; Sadu Wasistiono; Mani Festati Broto
BESTUUR Vol 13, No 2 (2025): Bestuur
Publisher : Administrative Law Departement Faculty of Law Universitas Sebelas Mare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bestuur.v13i2.107768

Abstract

Non-procedural migration in Indonesia presents serious legal and human rights challenges, particularly in the deployment of migrant workers outside formal governance frameworks. These practices increase vulnerability to human trafficking and cause violations of fundamental rights, including inadequate health protection in host countries. This study examines the effectiveness of early detection policies in preventing non-procedural Indonesian migrant workers and proposes an alternative preventive model. The research applies a qualitative approach and analyzes data collected between November 2024 and June 2025 through document analysis and in-depth interviews using NVivo 12. The findings indicate that, first, institutions fail to coordinate effectively and allocate sufficient resources to implement early detection policies; second, village-level governments do not actively engage in prevention efforts, which limits outreach and weakens migration literacy in migrant-sending communities; and third, prospective migrant workers rely predominantly on brokers and informal networks for migration-related information. Based on these findings, this study introduces the IR-NET (Networking for Early Detection) model as a strategic innovation to strengthen early detection mechanisms and enhance the prevention of non-procedural migration.
Penguatan Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Desa sebagai Pilar Desa Mandiri di Desa Waru Kecamatan Parung Kabupaten Bogor Susanti Susanti; Florentina Ratih Wulandari; Sofjan Aripin; Faizal Madya; Agus Joko Purwanto; Ivan Budi Susetyo; Indah Wahyu Maesarini
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2026): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, January-March 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguatan partisipasi masyarakat merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan desa mandiri, khususnya dalam proses perencanaan pembangunan desa. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keterlibatan masyarakat serta merumuskan strategi yang efektif dalam meningkatkan partisipasi warga Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor dalam perencanaan desa. Rendahnya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa ini berdampak pada kurang optimalnya peran RT/RW, BPD, LSM, dan lembaga desa lainnya dalam proses perencanaan dan pengawasan pembangunan. Melalui pendekatan partisipatif dan pemberdayaan, kegiatan ini berupaya memperkuat kapasitas masyarakat dan perangkat desa melalui pelatihan perencanaan desa, forum diskusi, dan pendampingan teknis. Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya pemahaman masyarakat tentang mekanisme perencanaan desa, terbentuknya ruang partisipasi yang inklusif, serta terbangunnya tata kelola pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan warga. Dengan demikian, penguatan partisipasi masyarakat dapat menjadi fondasi strategis dalam mempercepat terwujudnya Desa Waru sebagai desa mandiri yang berkelanjutan.