Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengukuran Level Pembebanan dan Ketakseimbangan untuk Transformator Gedung Fkip Unismuh Makassar Syaharani Nurjannah; Muhammad Alif A. Ramadhan; Andi Faharuddin; Abdul Hafid
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/98ccna61

Abstract

ABSTRAK: Ketersediaan energi listrik yang stabil dan andal sangat penting untuk mendukung aktivitas akademik di lingkungan perguruan tinggi. Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada sistem distribusi listrik adalah ketakseimbangan pembebanan transformator, yang dapat menurunkan efisiensi dan memperpendek umur peralatan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai level pembebanan dan tingkat ketakseimbangan pada transformator distribusi Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar. Metode penelitian dilakukan melalui pengukuran arus dan tegangan pada setiap fase serta pemodelan sistem menggunakan perangkat lunak PSCAD untuk memperoleh gambaran kondisi operasional transformator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pembebanan transformator berada pada kisaran 60–80% dari kapasitas nominal, sedangkan nilai ketakseimbangan beban mengalami fluktuasi namun masih berada dalam batas toleransi standar SPLN No. 17 Tahun 2014. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa transformator masih beroperasi dalam kondisi cukup aman. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pemantauan dan penyeimbangan beban secara berkala guna meningkatkan efisiensi sistem dan keandalan pasokan listrik kampus. KATA KUNCI Transformator distribusi, pembebanan, ketakseimbangan beban, PSCAD.   ABSTRACT: The availability of stable and reliable electrical energy is essential to support academic activities in higher education institutions. One common issue in electrical distribution systems is load imbalance in distribution transformers, which can reduce efficiency and shorten equipment lifespan. This study aims to assess the loading level and load imbalance of a distribution transformer at the Universitas Muhammadiyah Makassar campus. The research method involved direct measurements of current and voltage on each phase, combined with system modeling using PSCAD software to represent the transformer’s operational conditions. The results indicate that the transformer loading level ranges between 60–80% of its nominal capacity, while load imbalance values fluctuate but remain within the allowable limits specified by SPLN No. 17 of 2014. The study concludes that the transformer operates under acceptable conditions. The implication of this research highlights the importance of regular load monitoring and phase load balancing to improve system efficiency, maintain transformer reliability, and ensure continuous electrical supply for campus activities   Keywords: Distribution transformer, loading level, load imbalance, PSCAD.  
Analisis Akurasi Fault Locator Berbasis Impedansi terhadap Variasi Resistansi Gangguan pada Penyulang Rindam Ahmad Fajar; Muhammad Fadli Tukmuly; Andi Faharuddin; Abdul Hafid
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ptsrx163

Abstract

ABSTRAKSistem distribusi tenaga listrik memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap gangguan, khususnya gangguan hubung singkat yang dapat menurunkan keandalan penyaluran energi listrik dan memperpanjang waktu pemulihan sistem. Oleh karena itu, diperlukan metode yang mampu mengidentifikasi lokasi gangguan secara cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan menganalisis kinerja fault locator  berbasis impedansi pada saluran distribusi Penyulang Rindam menggunakan perangkat lunak PSCAD/EMTDC. Metodologi penelitian meliputi pemodelan sumber Thevenin, transformator, saluran distribusi, serta sistem beban berdasarkan data aktual penyulang. Simulasi gangguan dilakukan pada beberapa titik lokasi, yaitu 25%, 50%, dan 75% dari panjang saluran, dengan variasi resistansi gangguan sebesar 0,001 Ω, 2 Ω, dan 5 Ω. Parameter arus dan tegangan hasil simulasi digunakan untuk menghitung impedansi gangguan dan menentukan estimasi lokasi gangguan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode fault locator  berbasis impedansi memiliki tingkat akurasi yang sangat baik pada gangguan dengan resistansi rendah, di mana persentase error estimasi lokasi berada di bawah 1%.Kata Kunci: Fault locator , Impedansi,PSCAD, Lokasi gangguan, Simulasi ABSTRACTElectric power distribution systems are highly vulnerable to disturbances, particularly short-circuit faults, which can reduce the reliability of power delivery and extend system recovery time. Therefore, a method capable of identifying fault locations quickly and accurately is required. This study aims to model and analyze the performance of an impedance-based fault locator  on the Rindam distribution feeder using PSCAD/EMTDC software. The research methodology includes modeling the Thevenin equivalent source, transformer, distribution line, and load system based on actual feeder data. Fault simulations were conducted at several locations, namely 25%, 50%, and 75% of the feeder length, with fault resistance variations of 0.001 Ω, 2 Ω, and 5 Ω. The simulated current and voltage parameters were used to calculate fault impedance and estimate the fault location. The results show that the impedance-based fault locator  method provides very high accuracy under low fault resistance conditions, with fault location estimation errors below 1%.Keyworsds: Fault locator , Impedance, PSCAD, fault location, Simulation  
RANCANG BANGUN PENGATURAN INTENSITAS LAMPU LED MENGGUNAKAN TEKNIK MODULASI LEBAR PULSA (PWM) irfan irfan; ramlah ramlah; abdul hafid; suryani suryani; Rossy Timur Wahyuningsih
VERTEX ELEKTRO Vol. 17 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v17i1.17064

Abstract

Pada era modern ini, teknologi pencahayaan telah berkembang pesat, terutama dengan kehadiran lampu  (Light Emitting Diode). Lampu  menawarkan berbagai kelebihan dibandingkan lampu konvensional seperti lampu pijar dan lampu fluorescent, termasuk efisiensi energi yang lebih tinggi, umur pakai yang lebih panjang, dan respons waktu yang cepat. Penggunaan lampu  semakin meluas di berbagai sektor, mulai dari rumah tangga, industri, hingga ruang publik. Salah satu aspek penting dari penggunaan lampu  adalah kemampuan untuk mengatur intensitas cahayanya. Pengaturan ini tidak hanya memberikan kenyamanan visual, tetapi juga membantu menghemat konsumsi energi dan memperpanjang umur pemakaian lampu . Teknik yang sering digunakan untuk mengatur intensitas cahaya lampu  adalah Modulasi Lebar Pulsa (Pulse Width Modulation, PWM).Teknik PWM adalah metode yang efektif untuk mengatur intensitas cahaya lampu . PWM beroperasi dengan mengubah duty cycle dari sinyal pulsa yang dikirim ke lampu . Duty cycle adalah rasio antara durasi sinyal ON dan total periode sinyal. Dengan menyesuaikan duty cycle, kita dapat mengontrol rata-rata daya yang diterima lampu , yang pada gilirannya menentukan intensitas cahayanya. Teknik ini sangat efisien karena tidak membuang energi dalam bentuk panas seperti metode resistor variabel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem kontrol intensitas cahaya lampu  dengan memanfaatkan teknologi Modulasi Lebar Pulsa (PWM). Dari analisa yang dilakukan pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan pulse width modulation (PWM) akan berpengaruh signifikan terhadap intensitas cahaya yang dihasilkan lampu. Dengan mengubah siklus kerja dari 10% menjadi 50% pada frekuensi berbeda (2 Hz, 6 Hz, 10 Hz, dan 20 Hz), ditemukan bahwa peningkatan siklus kerja meningkatkan tegangan, arus, dan pelepasan resmi. Intensitas cahaya (lumen per watt) yang tetap sama menunjukkan bahwa sistem dapat dioperasikan lebih efisien tanpa mengurangi kualitas cahaya yang dihasilkan. Komponen seperti optocoupler dan rangkaian snubber berperan penting dalam melindungi rangkaian dari fluktuasi tegangan dan memastikan pengoperasian yang stabil
Rancang Bangun Trainer Pengendali Kecepatan Motor Induksi 3 Fasa Menggunakan Variable Frequency Drive (VFD) FR-D700 Hardiansah; Rifki Asyrafi; Abdul Hafid; Adriani
VERTEX ELEKTRO Vol. 18 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ydqm1y91

Abstract

Pengaturan kecepatan motor induksi tiga fasa pada dasarnya dapat dilakukan  dengan mengubah jumlah kutub motor atau mengubah frekuensi suplai motor. Pengaturan kecepatan dengan mengubah jumlah kutub sangat sulit karena dilakukan dengan mengubah kontruksi fisik motor tapi dengan megubah frekuensi suplai motor akan jauh lebih mudah dan tidak terbatas tampa harus merubah konstruksi fisik motor. Variable Frequency Drive (VFD) atau sering disebut inverter merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengendalikan kecepatan putaran sebuah motor yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, pada trainer ini inverter yang digunakan Mitsubishi Electric seri FR-D700 – 1,5 kW. Untuk mengoprasikan Variable Frekuency Drive (VFD) harus melakukan setting parameter terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar dapat menghasilkan frekuensi yang bervariasi sehingga kecepatan putaran motor berubah-ubah sesuai dengan frekuensi yang diterimah. Berdasarkan pengujian yang dilakukan dengan frekuensi berbeda-beda dalam range 5–50 Hz. Parameter pengujian berupa pengukuran tegangan, pengukuran arus, dan keceptan putar rotor. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, diketahui bahwa pemasangan VFD pada motor memiliki kemanpuan untuk mengatur kecepatan dengan baik.
SISTEM ALAT TREATMENT PENGUJIAN DAYA TEMBUSAN MINYAK TRANSFORMATOR PADA TEGANGAN 20 KVPT DARMA KARYA ELEKTRIK Muhammad Yasin Haeruddin; Abdul Hafid; Antarissubhi
VERTEX ELEKTRO Vol. 18 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/92psv482

Abstract

Dalam Rangka Keberlangsungan Lingkungan, Penting Bagi Industry Kelistrikan Dan Produsen Bahan Isolasi Cair Untuk Terus Melakukan Riset Dan Perkembangan Dalam Mencari Alternatif Baha Isolasi Cair Yang Lebih Ramah Lingkungan Dan Berkelanjutan. Semakin Berkembangnya Teknologi Dan Kesadaran Akan Pentingnya Menjaga Lingkungan, Diharapkan Bahan Isolasi Cair Yang Ramah Lingkungan Akan Semakin Popular Dan Dapat Digunakan Secara Luas Dalam Industri. Kata kunci isolasi cair, minyak trafo, purifikasi minyak trafo, tegangan 20 KV, bahan dasar minyak transformator, bahan isolasi cair, kekuatan dielektrik, base oil.