Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Penggunaan Media Dakota Pada Materi KPK di Kelas V SDN Ketegan Liizza Diana; Fakhrur Rozy; Nabila Khairina Maskuri
Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2025): Pengenalan Lapangan Persekolahan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/kavc9x50

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dalam konteks masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari melalui penggunaan media Dakota (Dakon Matematika) pada siswa kelas V SDN Ketegan. Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes formatif berupa LKPD dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk melihat ketuntasan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran awal yang berpusat pada ceramah hanya menghasilkan ketuntasan sekitar 70%. Setelah penggunaan media Dakota, ketuntasan belajar meningkat menjadi sekitar 85%, disertai perubahan pada cara siswa memahami pola kelipatan dan menyelesaikan soal kontekstual. Temuan ini menunjukkan bahwa media Dakota efektif membantu siswa memahami konsep KPK secara lebih konkret dan bermakna. This classroom action research aims to improve student learning outcomes on the Least Common Multiple (LCM) material in the context of real-life problems through the use of Dakota media (Dakon Matematika) for fifth-grade students of Ketegan Elementary School. This study uses a Classroom Action Research (CAR) model implemented in two cycles with the stages of planning, action implementation, observation, and reflection. Learning outcome data were collected through formative tests in the form of LKPD and analyzed descriptively quantitatively to determine student learning completeness. The results showed that initial learning centered on lectures only resulted in completeness of around 70%. After the use of Dakota media, learning completeness increased to around 85%, accompanied by changes in how students understand multiple patterns and solve contextual problems. These findings indicate that Dakota media is effective in helping students understand the concept of LCM in a more concrete and meaningful way.
Model Teams Games Tournament Berbasis Ular Tangga Digital: Efektivitasnya pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Liizza Diana; Nurul Aini
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 4: September 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i4.75090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media ular tangga digital terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik kelas V SDN Kedensari 2. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe Non Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 47 peserta didik, yang terdiri atas 24 peserta didik pada kelas eksperimen dan 23 peserta didik pada kelas kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan wawancara. Selanjutnya, data dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, serta Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest pada kelas eksperimen sebesar 51,46, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 52,83. Setelah diberikan perlakuan, rata-rata nilai posttest kelas eksperimen meningkat menjadi 81,67, sementara kelas kontrol mencapai 71,96. Hasil uji Independent Sample t-Test memperoleh nilai signifikansi (Sig.2-tailed) sebesar 0,010 yang lebih kecil dari 0,05. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penerapan model Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media ular tangga digital memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila. Oleh karena itu, model pembelajaran ini dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik di sekolah dasar.