Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EKSPERIMENTAL KEKUATAN LEKATAN PADA SAMBUNGAN GROUTING BETON – TULANGAN DENGAN UJI PULL-OUT Kasih Jhoniper Simanjuntak; Eka Apriliasi
Jurnal Kajian Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2026): Jurnal Kajian Teknik Sipil
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jkts.v11i2.9612

Abstract

Konstruksi precast memberikan efisiensi waktu tinggi dibandingkan beton cor di tempat karena elemen diproduksi di pabrik dan tidak perlu proses pengeringan di lapangan. Pengurangan durasi konstruksi berdampak langsung pada penurunan biaya proyek. (Sunishtha et al., 2019). Namun, tanpa sambungan monolit pada struktur precast dapat menurunkan kinerja struktur terhadap beban gempa. Oleh karena itu, kualitas sambungan antar elemen menjadi faktor penting yang menentukan keamanan dan perilaku struktur saat terjadi gempa (Kıpçak, 2026).Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kuat lekatan sambungan grouting pada sistem sambungan tulangan precast melalui pengujian pull-out. Dua spesimen beton mutu f’c 40 MPa berukuran 200 × 200 × 500 mm dibuat dengan variabel jenis material grouting, yaitu ConsolGrout 700 MF dan BASF MasterFlow 810. Pada pusat spesimen dipasang pipa hollow berdiameter luar 35 mm yang berfungsi sebagai saluran grouting dan tempat penempatan tulangan D25. Setelah beton mencapai umur 28 hari, pengujian dilakukan dengan menarik tulangan menggunakan mesin hidrolik. Beban tarik dicatat menggunakan pressure gauge, sedangkan perpindahan diukur dengan dial gauge.Hasil pengujian menunjukkan kuat lekatan sambungan grouting BASF dan Consol masing-masing sebesar 5,933 MPa dan 7,674 MPa. Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan tahanan geser beton normal sebesar 2,5–3,8 MPa. Pola kerusakan yang terjadi berupa concrete spalling, bukan debonding, yang mengindikasikan ikatan sambungan lebih kuat daripada beton sekitarnya. Hubungan bond-slip yang diperoleh masih menunjukkan perilaku linear tanpa penurunan tegangan yang signifikan