Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Vernakularisasi Tafsir Ulama Indonesia Studi Analisis Kitab Safinah Kalla Saya'lamun Fi Tafsir Syaikhina Maimun Basthoh Basthoh; Syamsul Ariyadi; Ziyadulhaq Ziyadulhaq
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 5, No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v5i1.5609

Abstract

Artikel ini membahas fenomena vernakularisasi dalam penafsiran Al-Qur’an di Indonesia dengan fokus pada kitab Safinah Kalla Saya’lamun Fi Tafsir Syaikhina Maimun. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana unsur-unsur lokalitas Jawa diintegrasikan ke dalam penafsiran Al-Qur’an oleh Maimun Zubair. Penelitian ini mengambil posisi dalam dinamika kajian tafsir Nusantara yang menekankan pentingnya pendekatan kontekstual dan kearifan lokal dalam memahami teks suci. Dengan menggunakan metode deskriptif-analitis, penelitian ini menelaah penggunaan bahasa dan istilah lokal, kontekstualisasi ajaran Islam dengan budaya setempat, serta pemanfaatan sejarah dan tokoh lokal dalam penafsiran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Maimun Zubair mampu menjembatani pesan universal Al-Qur’an dengan realitas masyarakat Jawa, sehingga memperkaya khazanah tafsir Indonesia dengan nuansa lokal yang kuat. Vernakularisasi dalam tafsir ini tercermin pada pemilihan istilah Jawa, analogi fenomena sosial-budaya, dan adaptasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kajian ini menyimpulkan bahwa pendekatan tersebut tidak hanya memudahkan pemahaman masyarakat lokal, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan tafsir Al-Qur’an di lingkungan pesantren Indonesia.
Tafsir Ekologi: Metodologi dan Aplikasinya dalam Kelestarian Lingkungan dan Pemanasan Global Abdul Illah Tohir; Syamsul Ariyadi; Abdullah Safe'I
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 5, No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v5i1.5608

Abstract

Tafsir ekologi adalah metode penafsiran Al-Qur'an yang memfokuskan pada pelestarian lingkungan dan isu pemanasan global. Pendekatan ini menanggapi krisis ekologi kontemporer dengan menghubungkan ajaran Islam dan prinsip keberlanjutan lingkungan. Tujuan penelitian adalah mengembangkan metodologi tafsir ekologi untuk mengkaji ayat-ayat Al-Qur'an terkait etika lingkungan serta menerapkannya pada masalah pemanasan global. Metode yang digunakan berupa penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitik berbasis studi kepustakaan, meliputi pengumpulan dan analisis data dari ayat-ayat Al-Qur’an, tafsir klasik dan modern, serta literatur akademik terkait. Teknik analisis meliputi analisis isi dan semiotik untuk mengidentifikasi prinsip ekologis dan nilai etis dalam teks, serta mengaitkan hasil temuan dengan tantangan lingkungan saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir ekologi memberikan pemahaman holistik tentang peran manusia sebagai khalifah yang bertanggung jawab menjaga keseimbangan alam, menghindari kerusakan, dan menerapkan moderasi dalam pemanfaatan sumber daya. Pendekatan ini tidak hanya memperkaya tradisi intelektual Islam, tetapi juga memberikan dasar bagi pengembangan kebijakan dan pendidikan lingkungan berkelanjutan. Dengan demikian, tafsir ekologi dinilai relevan untuk menyikapi persoalan lingkungan global dari perspektif keislaman.