Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERILAKU LATEN MAHASISWA PENERIMA BEASISWA KIP KULIAH: STUDI TENTANG DISFUNGSI PENGGUNAAN DANA BEASISWA DI PERGURUAN TINGGI Viqia Sastrawardana; Musahwi
Branding: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 5 No 1 (2026): BRANDING: Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jb.v5i1.54866

Abstract

Program KIP Kuliah dirancang untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi siswa dari keluarga miskin, namun pengelolaan dana yang tidak bijak dan perilaku hedonis yang dipengaruhi lingkungan pertemanan, gengsi, dan individualisme dapat menimbulkan disfungsi. Penelitian ini bertujuan mengkaji perilaku laten mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah yang menunjukkan disfungsi dalam penggunaan dana beasiswa. Metode fenomenologi digunakan untuk memahami pengalaman mahasiswa melalui wawancara yang disusun, serta triangulasi sumber untuk menguji keabsahan data wawancara 3 informan dari 3 perguruan tinggi. Teknik analisis data meliputi reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dari analisis berulang. Perilaku laten mahasiswa dalam disfungsi penggunaan beasiswa KIP Kuliah dipicu oleh faktor lingkungan pertemanan, gengsi dan individualisme. Penelitian ini menegaskan perlunya pengawasan ketat, sistem seleksi yang lebih intens, penguatan norma, nilai, dan struktur sosial untuk meminimalkan disfungsi serta memastikan dana beasiswa benar-benar tepat sasaran dan mendukung mahasiswa yang lebih membutuhkan.
Rehabilitasi Sosial Gelandangan dan Pengemis Perspektif Total Institution: Studi di Satuan Pelayanan Sosial Griya Bina Karya Cirebon Meutia Hariyanti; Musahwi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.2701

Abstract

Fenomena gelandangan dan pengemis (gepeng) masih menjadi masalah sosial di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Cirebon, yang dipengaruhi oleh faktor kemiskinan, rendahnya pendidikan, dan terbatasnya keterampilan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses rehabilitasi sosial gelandangan dan pengemis di Satuan Pelayanan Sosial Griya Bina Karya Cirebon serta menganalisisnya menggunakan perspektif teori Total Institution. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari petugas lembaga dan warga binaan sosial yang terlibat dalam program rehabilitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rehabilitasi sosial dilakukan melalui pembinaan mental, disiplin, keagamaan, dan pelatihan keterampilan kerja yang dilaksanakan dengan sistem yang jelas serta jadwal yang teratur. Seluruh aktivitas warga binaan berada dalam pengawasan lembaga sehingga mencerminkan konsep Total Institution. Proses ini memberikan dampak positif berupa perubahan perilaku, peningkatan kedisiplinan, kemampuan sosial, serta kesiapan untuk hidup mandiri, meskipun masih terdapat hambatan seperti kejenuhan dan tekanan psikologis selama proses pembinaan.