Choiriah Rizka Utami
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keanekaragaman Zoobentos Pada Kawasan Ekosistem Mangrove Desa Budeng, Kabupaten Jembrana, Bali Choiriah Rizka Utami; Yuliastuti; I Made Oka Riawan
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026): In Progress
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v13i2.115800

Abstract

Ekosistem mangrove berperan penting sebagai habitat berbagai organisme, termasuk zoobentos yang sensitif terhadap perubahan kondisi lingkungan sehingga berpotensi digunakan sebagai bioindikator kualitas perairan. Mangrove Desa Budeng, Kabupaten Jembrana, Bali merupakan kawasan rehabilitasi yang mengalami peningkatan tutupan vegetasi, namun informasi keanekaragaman zoobentos pada kawasan tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi spesies zoobentos, keanekaragaman zoobentos, serta kondisi faktor lingkungan pada ekosistem mangrove Desa Budeng, Kabupaten Jembrana, Bali. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai April 2026 menggunakan metode eksploratif dengan analisis deskriptif pada tiga zona pengamatan yang ditentukan secara purposive sampling. Hasil penelitian ditemukan 15 spesies makrozoobentos dan 11 spesies meiozoobentos. Nilai indeks makrozoobentos menunjukkan H’ sedang–tinggi (2,512–3,465), E tinggi (0,643–0,887), dan C rendah (0,118–0,244). Sementara itu, meiozoobentos menunjukkan H’ sedang–tinggi (2,876–3,292), E tinggi (0,831–0,952), dan C rendah (0,115–0,207). Faktor lingkungan menunjukkan pH 7,75–7,91, salinitas 23,01–26,83 psu, suhu 27,26–28,25°C, intensitas cahaya 50,74–61,06 lux, DO 4,06–4,58 mg/L yang masih memenuhi baku mutu, serta BOD 5,58–6,41 mg/L dan COD 132,78–248,96 mg/L yang melebihi baku mutu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekosistem mangrove Desa Budeng memiliki struktur komunitas zoobentos yang relatif stabil dengan kondisi lingkungan yang secara umum masih mendukung kehidupan zoobentos, namun nilai BOD dan COD tinggi mengindikasikan adanya tekanan terhadap kualitas perairan.