Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DAMPINGAN LITERASI NUMERASI DI SD NEGERI SUKAWANA KECAMATAN BANGLI TERINTEGRASI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR Khrisna Mahayani; Yuliastuti
Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang ditemukan adalah masih kurangnya minat baca siswa, belum ada program literasi dan numerasi yang berjalan dengan rutin, dan disiplin siswa yang masih kurang. Kami merancang beberapa program yang sekiranya akan cocok dan membantu mengatasi permasalahan yang terjadi. Hal ini juga didukung hasil observasi dan wawancara langsung yang dilakukan, menemukan beberapa masalah yang bisa diupayakan untuk menjadi program kerja dengan harapan bisa membawa perubahan untuk lingkungan belajar siswa di SD Negeri 4 Sukawana. Kegiatan pendampingan dilaksanakan dengan metode demonstrasi, belajar berdasarkan kemampuan awal, serta kegiatan diluar kelas. Hasil temuan kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan peningkatan kemampuan literasi dan numerasi setelah dilaksanakan pendampigan melalui berbagai program. Program pendampingan meliputi (1) Program yang berkaitan dengan literasi ada 4 program, yakni Pohon Literasi Cantik (POLICAN), Tulisan Motivasi/Slogan, Sabtu Merdeka (Baca, tulis), dan Mengenal Planet. (2) Program yang berkaitan dengan numerasi ada 3 program, yakni Papan Unik (PANIK), MathEducation, dan Sabtu Merdeka (numerasi). (3) Program terkait adaptasi teknologi ada 3, yakni Cerita Gambar Komik (CERGAMIK), E-LKPD, dan Siswa Pintar. (4) Program untuk pengelolaan dan pemanfaatan buku bacaan adalah mengelola administrasi perpustakaan, (5) Program untuk pengelolaan dan pemanfaatan pojok baca. (6) Program pelestarian lingkungan atau mitigasi perubahan iklim dengan Pilah Sampah (PISAH). (7) Program pengembangan karakter siswa dengan pengadaan Mini UKS dan program Disiplin Berakhlak Mulia (DBM), dan (8) Program kegiatan di luar kelas yakni Happy Day setiap hari Sabtu dan Festval Literasi dan Numerasi. Hasil pendampingan siswa, terdapat peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa yang sangat baik. Untuk nilai literasi, siswa awalnya mendapat persentase keberhasilan sebanyak 50% dan mengalami peningatan saat penilaian dengan persentase keberhasilan mencapai 93%. Untuk nilai numerasi, siswa memeroleh persentase keberhasilan sebanyak 29% dan mengalami peningkatan yang sangat baik saat penilaian dengan persentase keberhasilan mencapai 98%. Cukup banyak tantangan yang tim kampus mengajar hadapi selama masa penugasan. Namun, kami selalu mendapat bantuan dan dukungan dari guru di sekolah, siswa, dan dosen pendamping untuk kelancaran penugasan.
Efektivitas dan Keberlanjutan Bioremediasi Menggunakan Teknik Bioleaching dan Biomining Kadek Ayu Natalia Dewi; Ni Luh Putu Manik Widiyanti; Yuliastuti
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v13i1.110622

Abstract

Indonesia dikenal memiliki potensi sumber daya tambang yang besar, namun teknik pertambangan tradisional sering menimbulkan limbah logam berat yang mencemari lingkungan. Permasalah tersebut dapat diatasi dengan menggunakan teknik bioleaching dan biomining sebagai alternatif metode yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan mengevaluasi informasi ilmiah mengenai efisiensi ekstraksi serta keberlanjutan metode bioleaching dan biomining dalam konteks bioremediasi limbah logam berat. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menganalisis 10 jurnal relevan dari database Publish or Perish, Google Scholar, Scopus, dan ScienceDirect, yang diterbitkan pada tahun 2016 sampai 2026. Teknik bioleaching dan biomining efektif untuk bioremediasi limbah pertambangan dan pemulihan logam, dengan efisiensi tinggi (Cd 92,76%, Cu 94%, Zn 100%, Ni 83,65%, Co 86,93%) pada matriks beragam seperti tanah sawah, sedimen pelabuhan, bijih laterit, tailing, dan limbah batubara. Mikroorganisme seperti Acidithiobacillus ferrooxidans, Leptospirillum ferriphilum, Delftia acidovorans, Mucor hiemalis, dan mikroalga mengoksidasi sulfur/besi untuk melarutkan logam, mengurangi ketergantungan kimia sintetis dan suhu tinggi pirometalurgi. Proses ini memberikan nilai tambah ekonomi melalui nanopartikel besi dari tailing batubara dan ekstraksi emas setara sianida.
Keanekaragaman Zoobentos Pada Kawasan Ekosistem Mangrove Desa Budeng, Kabupaten Jembrana, Bali Choiriah Rizka Utami; Yuliastuti; I Made Oka Riawan
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026): In Progress
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v13i2.115800

Abstract

Ekosistem mangrove berperan penting sebagai habitat berbagai organisme, termasuk zoobentos yang sensitif terhadap perubahan kondisi lingkungan sehingga berpotensi digunakan sebagai bioindikator kualitas perairan. Mangrove Desa Budeng, Kabupaten Jembrana, Bali merupakan kawasan rehabilitasi yang mengalami peningkatan tutupan vegetasi, namun informasi keanekaragaman zoobentos pada kawasan tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi spesies zoobentos, keanekaragaman zoobentos, serta kondisi faktor lingkungan pada ekosistem mangrove Desa Budeng, Kabupaten Jembrana, Bali. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai April 2026 menggunakan metode eksploratif dengan analisis deskriptif pada tiga zona pengamatan yang ditentukan secara purposive sampling. Hasil penelitian ditemukan 15 spesies makrozoobentos dan 11 spesies meiozoobentos. Nilai indeks makrozoobentos menunjukkan H’ sedang–tinggi (2,512–3,465), E tinggi (0,643–0,887), dan C rendah (0,118–0,244). Sementara itu, meiozoobentos menunjukkan H’ sedang–tinggi (2,876–3,292), E tinggi (0,831–0,952), dan C rendah (0,115–0,207). Faktor lingkungan menunjukkan pH 7,75–7,91, salinitas 23,01–26,83 psu, suhu 27,26–28,25°C, intensitas cahaya 50,74–61,06 lux, DO 4,06–4,58 mg/L yang masih memenuhi baku mutu, serta BOD 5,58–6,41 mg/L dan COD 132,78–248,96 mg/L yang melebihi baku mutu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekosistem mangrove Desa Budeng memiliki struktur komunitas zoobentos yang relatif stabil dengan kondisi lingkungan yang secara umum masih mendukung kehidupan zoobentos, namun nilai BOD dan COD tinggi mengindikasikan adanya tekanan terhadap kualitas perairan.