Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Laktasi Berbasis Audiovisual terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap dalam Pemberian ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Maliku Tahun 2025 Novita Hikmah; Isnaniah; Fitria Jannatul Laili; Efi Kristina
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2187

Abstract

Berdasarkan data cakupan pemberian ASI eksklusif tahun 2024, Puskesmas Maliku menempati peringkat kedua terendah di antara beberapa puskesmas di Kabupaten Pulang Pisau. Rendahnya capaian tersebut dapat disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan sikap ibu menyusui mengenai manfaat serta pentingnya ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi laktasi berbasis audiovisual terhadap pengetahuan dan sikap ibu menyusui dalam pemberian ASI di wilayah kerja puskesmas maliku tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik sampling total dengan jumlah 31 ibu menyusui. Variabel independen adalah edukasi laktasi berbasis audiovisual, sedangkan variabel dependen adalah pengetahuan dan sikap dalam pemberian ASI. Pengumpulan data menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah, dan analisis data univariat dan bivariat dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menemukan terdapat peningkatan signifikan setelah intervensi, yaitu pengetahuan baik meningkat dari 6 orang (19,4%) menjadi 27 orang (87,10%), dan sikap positif dari 15 orang (48,4%) menjadi 20 orang (64,5%). Rerata skor pengetahuan meningkat dari 13,87 menjadi 17,29 , sedangkan rerata sikap meningkat dari 32,22 menjadi 43,05. Uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 (p < 0,05) pada semua variabel, menandakan perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil yang diperoleh, terdapat pengaruh Edukasi laktasi berbasis Audiovisual terhadap tingkat pengetahuan, membentuk sikap positif dalam pemberian ASI. Media audiovisual dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukatif dalam promosi Kesehatan.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap WUS dengan Pemeriksaan IVA di Wilayah Kerja Puskesmas Aranio Tahun 2025 Noorhayati; Vonny Khresna Dewi; Efi Kristina; Hapisah
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2210

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan dan dapat dicegah melalui deteksi dini menggunakan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA). Namun, capaian pemeriksaan IVA pada WUS masih tergolong rendah di wilayah kerja Puskesmas Aranio yaitu pada tahun 2023 hanya 48 orang (4%) dari total 1.462 WUS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap WUS dengan pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Aranio tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 94 WUS dari populasi WUS 1.462 menggunakan teknik non probability purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan hasil kesimpulan menggunakan taraf signifikansi 5% atau 0,05. Hasil penelitian menggunakan analisis univariat menunjukkan berdasarkan hasil penelian responden memiliki tingkat pengetahuan cukup mengenai pemeriksaan IVA, yaitu sebanyak 40 orang (42,6%), yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 28 orang (29,8%), dan pengetahuan kurang sebanyak 26 orang (27,7%). Responden memiliki sikap mendukung terhadap pemeriksaan IVA, yaitu sebanyak 57 orang (60,6%) dan responden yang memiliki sikap tidak mendukung sebanyak 37 orang (39,4%). Responden tidak bersedia melakukan pemeriksaan IVA, yaitu sebanyak 51 orang (54,3%) dan yang bersedia melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 43 orang (45,7%) dan bivariat menunjukkan hubungan pengetahuan terhadap pemeriksaan IVA p-value = 0,043 (p < 0,05), dan hubungan sikap terhadap pemeriksaan IVA p-value = 0,010 (p < 0,05). Berdasarkan hasil yang diperoleh, ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan WUS dengan pemeriksaan IVA dan ada hubungan yang signifikan antara sikap WUS dengan pelaksanaan pemeriksaan IVA.