Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ekologi Perawatan Diri: Relasi Manusia-Alam dalam Pemanfaatan Daun Kelor untuk Kesehatan Wajah Prihasti Najwa Nisa; Siti Nur Shabrina
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2282

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) sebagai bentuk perawatan diri berbasis relasi manusia dan alam dalam konteks kesehatan wajah. Kajian ini berangkat dari meningkatnya permasalahan kulit remaja, khususnya jerawat, serta kecenderungan penggunaan produk perawatan berbahan kimia yang berpotensi menimbulkan efek samping. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif sederhana, melibatkan siswi MTs Sunan Pandanaran sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui pengamatan langsung terhadap kondisi kulit wajah sebelum dan sesudah penggunaan masker daun kelor, meliputi tingkat jerawat, kelembaban, kehalusan, dan tampilan kulit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan masker daun kelor memberikan pengaruh positif terhadap perbaikan kondisi kulit wajah, terutama dalam mengurangi jerawat dan meningkatkan kelembaban kulit. Secara konseptual, temuan ini menegaskan bahwa praktik perawatan diri tidak hanya bersifat kosmetik, tetapi juga mencerminkan hubungan ekologis yang berkelanjutan antara manusia dan alam. Implikasi kajian ini menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam lokal secara bijak sebagai alternatif perawatan kesehatan yang aman, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, serta membuka peluang pengembangan konsep ekologi perawatan diri dalam kajian kesehatan dan lingkungan.
Merawat Alam, Menyembuhkan Manusia: Kajian Relasi Ekologis melalui Pemanfaatan Limbah Kulit Jeruk Nipis dan Daun Kemangi Alyahana Saphira; Tivany Alkaira S; Siti Nur Shabrina
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2467

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis relasi ekologis antara manusia dan alam melalui pemanfaatan limbah kulit jeruk nipis dan daun kemangi sebagai bahan lilin aromaterapi alami. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif-deskriptif, yang melibatkan pengolahan limbah organik menjadi produk aromaterapi serta pengamatan terhadap karakteristik fisik, aroma, dan manfaat yang dihasilkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa limbah kulit jeruk nipis dan daun kemangi masih mengandung senyawa bioaktif, terutama minyak atsiri dan flavonoid, yang berpotensi memberikan efek relaksasi, kesegaran, dan kenyamanan psikologis. Selain itu, pemanfaatan limbah tersebut terbukti ramah lingkungan dan mampu mengurangi volume sampah organik rumah tangga. Kajian ini juga menegaskan bahwa praktik sederhana berbasis sumber daya lokal dapat menjadi sarana edukatif untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan dan etika ekologis. Implikasi penelitian ini mencakup penguatan kesadaran ekologis, pengembangan produk kesehatan alternatif berbasis alam, serta peluang pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, pemanfaatan limbah organik tidak hanya berkontribusi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup manusia secara berkelanjutan.