Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dalam Menginvestigasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia Simon Yoel Waruwu; Iman Kristiani Gulo; Trio Yuvenus Zega; Yunelis Zalukhu; Ruth Lestari Zai; Suenti Vor Putri Gulo; Firdamai Yanti Waruwu; Pergawan Canofan Hulu; Hendrikus Otniel Nasozaro Harefa
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2285

Abstract

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) merupakan lembaga negara independen yang memiliki peran strategis dalam upaya perlindungan dan penegakan hak asasi manusia di Indonesia. Salah satu kewenangan utama Komnas HAM adalah melakukan investigasi terhadap dugaan pelanggaran hak asasi manusia, baik pelanggaran HAM biasa maupun pelanggaran HAM berat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Komnas HAM dalam menginvestigasi pelanggaran HAM, mekanisme pelaksanaan investigasi, serta hambatan yang dihadapi dalam praktik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komnas HAM telah menjalankan peran investigatif melalui penerimaan pengaduan, penyelidikan lapangan, pemanggilan pihak terkait, dan pemberian rekomendasi. Namun, keterbatasan kewenangan yang bersifat rekomendatif menjadi hambatan utama dalam efektivitas penegakan HAM. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kewenangan dan dukungan kelembagaan agar Komnas HAM dapat menjalankan fungsi investigasinya secara optimal.
Pengadaan Pojok Baca Dalam Mendukung Gerakan Literasi Sekolah di SMP Negeri 3 Hiliduho Eka Septianti Laoli; Riskiman Jaya Gulo; Revin Sri Jelita Mendrofa; Yurman Ziliwu; Meliani Laoli; Trysna Margaretha Hulu; Aden Tripinta Mendrofa; Imelda Putri Gulo; Pergawan Canofan Hulu; Meiman Halawa
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya minat baca dan belum berkembangnya budaya literasi masih menjadi tantangan di SMP Negeri 3 Hiliduho. Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar peserta didik belum membiasakan membaca sebagai aktivitas sehari-hari. Di sisi lain, keterbatasan sarana literasi yang mudah dijangkau menyebabkan koleksi bacaan di sekolah belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi tersebut mendorong pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pengembangan dan launching pojok baca sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Kegiatan ini bertujuan menghadirkan fasilitas membaca yang nyaman, menarik, dan mudah diakses sekaligus meningkatkan minat baca peserta didik. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan partisipatif yang mencakup identifikasi kebutuhan sekolah, perencanaan kegiatan, pembangunan pojok baca, penyediaan koleksi buku, pelaksanaan launching, serta evaluasi melalui observasi, dokumentasi, dan diskusi bersama pihak sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pojok baca berhasil diwujudkan sebagai sarana literasi yang layak dengan koleksi bacaan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Kehadiran fasilitas tersebut mendorong peserta didik untuk memanfaatkan waktu luang dalam kegiatan membaca, memperluas akses terhadap sumber bacaan, serta memperkuat implementasi Gerakan Literasi Sekolah di lingkungan SMP Negeri 3 Hiliduho. Program ini juga memperoleh dukungan aktif dari kepala sekolah, guru, dan mahasiswa Program Asistensi Mengajar sehingga memiliki peluang untuk terus dikembangkan secara berkelanjutan. Dengan demikian, pengadaan pojok baca dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam menumbuhkan budaya literasi sekaligus meningkatkan minat baca peserta didik.