Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Termoset dan Termoplastik Komposit Polimer dan Pengaplikasian pada Kendaraan Darat Milter Nurhaliza Syavika; Sovian Aritonang
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2374

Abstract

Material komposit polimer banyak dimanfaatkan di bidang militer karena memiliki kombinasi sifat mekanik yang unggul dibandingkan material konvensional. Penelitian ini berfokus pada penggunaan material komposit polimer dalam aplikasi pertahanan, khususnya untuk kebutuhan balistik. Komposit polimer merupakan material yang tersusun dari matriks polimer sebagai bahan pengikat yang diperkuat oleh material lain, umumnya dalam bentuk serat. Penguat yang sering digunakan antara lain serat kaca, serat karbon, maupun serat alami, yang berfungsi meningkatkan kekuatan, kekakuan, serta ketahanan terhadap beban impak. Melalui kombinasi tersebut, dihasilkan material yang ringan, kuat, tahan korosi, dan memiliki kemampuan menyerap energi tumbukan dengan baik. Dalam konteks militer, terdapat beberapa kebutuhan utama yang menuntut ketahanan balistik tinggi, seperti perlindungan personel melalui pakaian dan helm, perlindungan kendaraan tempur, serta penguatan struktur. Dibandingkan material logam, komposit polimer terbukti memberikan performa lebih baik karena mampu mengurangi berat sistem tanpa mengorbankan kekuatan, sehingga meningkatkan mobilitas, efisiensi operasional, dan keselamatan personel di lapangan.
National Bioterrorism Resilience Committee Of Indonesia Sebagai Strategi Nasional Penanggulangan Bioterorisme Di Indonesia I Wayan Sumandyasa; Sovian Aritonang
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 8 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bioterorisme merupakan ancaman low probability-high impact yang memerlukan pendekatan tata kelola lintas sektor, namun Indonesia belum memiliki strategi nasional terpadu yang menghubungkan kesehatan, kontraterorisme, laboratorium, dan biosecurity. Artikel ini bertujuan merumuskan kerangka strategi nasional penanggulangan bioterorisme di Indonesia berdasarkan sintesis literatur mutakhir dan regulasi terbaru yang berlaku. Penelitian menggunakan tinjauan sistematis berorientasi kebijakan dengan thematic synthesis dan framework synthesis terhadap artikel ilmiah (2021–2026), regulasi Indonesia, serta dokumen WHO, UNODA, dan UNOCT. Hasil sintesis menunjukkan bahwa regulasi Indonesia telah diperbarui melalui UU No. 17/2023, PP No. 28/2024, Permenkes No. 1/2026, Perpres No. 8/2026, dan Perpres No. 9/2026, namun integrasi operasional lintas sektor masih menjadi tantangan utama. Artikel ini mengusulkan National Bioterrorism Resilience Committee of Indonesia (NBRCI) yang terdiri atas tujuh pilar: governance, biosurveillance, bio-risk management, intelligence and CBRN detection, health system preparedness, risk communication, serta recovery and accountability. Kerangka ini direkomendasikan sebagai dasar penyusunan strategi nasional, protokol lintas sektor, dan indeks kesiapsiagaan bioterorisme bagi pengambil kebijakan di Indonesia.