ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin
Vol. 4 No. 8 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2026

National Bioterrorism Resilience Committee Of Indonesia Sebagai Strategi Nasional Penanggulangan Bioterorisme Di Indonesia

I Wayan Sumandyasa (Universitas Pertahanan, Indonesia)
Sovian Aritonang (Universitas Pertahanan, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

Bioterorisme merupakan ancaman low probability-high impact yang memerlukan pendekatan tata kelola lintas sektor, namun Indonesia belum memiliki strategi nasional terpadu yang menghubungkan kesehatan, kontraterorisme, laboratorium, dan biosecurity. Artikel ini bertujuan merumuskan kerangka strategi nasional penanggulangan bioterorisme di Indonesia berdasarkan sintesis literatur mutakhir dan regulasi terbaru yang berlaku. Penelitian menggunakan tinjauan sistematis berorientasi kebijakan dengan thematic synthesis dan framework synthesis terhadap artikel ilmiah (2021–2026), regulasi Indonesia, serta dokumen WHO, UNODA, dan UNOCT. Hasil sintesis menunjukkan bahwa regulasi Indonesia telah diperbarui melalui UU No. 17/2023, PP No. 28/2024, Permenkes No. 1/2026, Perpres No. 8/2026, dan Perpres No. 9/2026, namun integrasi operasional lintas sektor masih menjadi tantangan utama. Artikel ini mengusulkan National Bioterrorism Resilience Committee of Indonesia (NBRCI) yang terdiri atas tujuh pilar: governance, biosurveillance, bio-risk management, intelligence and CBRN detection, health system preparedness, risk communication, serta recovery and accountability. Kerangka ini direkomendasikan sebagai dasar penyusunan strategi nasional, protokol lintas sektor, dan indeks kesiapsiagaan bioterorisme bagi pengambil kebijakan di Indonesia.

Copyrights © 2026