I Gede Adiyana Putra
Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Environmental Governance melalui Zonasi Kawasan dan Edukasi Pengelolaan Sampah di Pantai Arjuna Desa Tolai Barat : Pengabdian I Gede Adiyana Putra; I Nyoman Slamet; Ni Wayan Sri Rahayu; Komang Triawati; I Komang Kartia
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7533

Abstract

Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi environmental governance melalui zonasi kawasan dan edukasi pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat di Pantai Arjuna. Permasalahan utama yang dihadapi kawasan wisata pantai meliputi belum optimalnya penataan kawasan, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, serta meningkatnya volume sampah akibat aktivitas wisata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan masyarakat, pengelola wisata, dan pemerintah desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemetaan dan zonasi kawasan mampu menciptakan pengelolaan ruang yang lebih tertata melalui pembagian area wisata, konservasi, parkir, dan pengelolaan sampah. Selain itu, edukasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat berhasil meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, gotong royong, dan pembentukan kelompok pengelola lingkungan. Implementasi strategi environmental governance berbasis partisipasi masyarakat memberikan dampak positif terhadap kebersihan kawasan pantai, kenyamanan pengunjung, serta penguatan kapasitas masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan wisata pesisir. Dengan demikian, pendekatan partisipatif menjadi strategi penting dalam mendukung pengelolaan kawasan wisata pantai yang berkelanjutan.