Ibon Fajar Saputra
Poltekkes Kemenkes Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kebijakan Tanda Tangan Elektronik di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Muhammadiyah Semarang Arief Azhari Ilyas; Zefan Adiputra Golo; Ibon Fajar Saputra; Belinda Putri Mulyana
Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrmik.v8i2.13895

Abstract

Transformasi digital di bidang kesehatan mendorong penggunaan tanda tangan elektronik (TTE) untuk meningkatkan efisiensi administrasi dan akuntabilitas layanan. Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Muhammadiyah Semarang mulai menerapkan TTE, namun implementasinya masih menghadapi hambatan. Penelitian ini menganalisis kebijakan penerapan TTE menggunakan model George C. Edwards III yang mencakup komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Metode penelitian kualitatif deskriptif dilakukan melalui wawancara mendalam dengan tiga informan kunci, yaitu Kepala Bidang Penunjang Medik, Koordinator Teknologi Informasi, dan Petugas Casemix, serta ditunjang observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan komunikasi telah dilakukan melalui rapat dan sosialisasi, tetapi pemahaman staf belum merata; dukungan sumber daya terbatas pada anggaran, pelatihan, dan perangkat; disposisi pelaksana mendukung kepraktisan TTE, namun masih ragu terkait legalitas terutama untuk klaim BPJS; dan struktur birokrasi telah memiliki SOP, tetapi sosialisasi serta evaluasi belum berjalan optimal. Simpulan penelitian menunjukkan implementasi TTE di RSGM UNIMUS telah mengarah positif, namun keberhasilan kebijakan bergantung pada penguatan keempat aspek tersebut secara simultan. Disarankan rumah sakit meningkatkan kepastian hukum dan dukungan sumber daya agar penerapan TTE lebih optimal.
Empowering Posbindu Cadres through Digital Health Training: Optimizing the ASIK Application in Kendal Regency Arief Azhari Ilyas; Zefan Adiputra Golo; Ibon Fajar Saputra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lentora Vol. 5 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jpml.v5i2.4306

Abstract

Digital transformation in the health sector requires the optimization of health application utilization by community health cadres as the frontline providers of community-based services. However, limited digital literacy and technical skills remain significant barriers to the effective use of the Sehat Indonesiaku Application (ASIK) in Integrated Non-Communicable Disease Posts (Posbindu PTM) in rural areas. This community service activity aimed to optimize the role of Posbindu cadres in utilizing ASIK to support more efficient, accurate, and integrated recording and reporting of non-communicable disease (NCD) data in Sumberejo Village, Kaliwungu District, Kendal Regency. The implementation method consisted of preparation, a knowledge pre-test, socialization of the ASIK application, demonstrations and hands-on practice with intensive mentoring, and evaluation through a post-test and discussion. The activity was conducted on July 23, 2025, involving 20 Posbindu PTM cadres. The results demonstrated a significant improvement in cadres’ knowledge and skills in using ASIK, as indicated by higher post-test scores compared to pre-test results and the successful installation and operation of basic application features by all participants for NCD data recording. This activity confirms that practice-based socialization and mentoring are effective in strengthening Posbindu cadres’ capacity and supporting the implementation of digital health recording systems in rural areas.