Kepuasan kerja yang optimal berperan penting dalam mendorong pegawai untuk menjalankan tugas secara efektif dan tepat guna, sehingga berdampak pada peningkatan tingkat produktivitas. Kondisi kepuasan kerja yang tinggi tidak hanya menandakan terciptanya lingkungan kerja yang mendukung, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap capaian kinerja individu serta performa organisasi secara menyeluruh. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, pelaksanaan pelatihan, dan etos kerja terhadap tingkat kepuasan kerja pegawai. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah metode kuantitatif. Populasi penelitian mencakup seluruh pegawai tetap pada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Gianyar, dengan jumlah sampel sebanyak 66 responden. Pengolahan data dilakukan melalui serangkaian uji, meliputi uji validitas dan reliabilitas instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, pengujian koefisien determinasi, serta uji parsial (uji t). Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, demikian pula dengan pelatihan dan etos kerja yang terbukti memberikan dampak positif dan signifikan. Berdasarkan temuan tersebut, peneliti merekomendasikan agar pimpinan BPN Gianyar meningkatkan aspek motivasi inspirasional melalui komunikasi yang terarah dan pemberian semangat kerja kepada pegawai. Selain itu, lembaga diharapkan mampu menyesuaikan strategi pelatihan agar lebih praktis dan fleksibel sesuai dengan beban tugas pegawai, serta memperkuat disiplin kerja dan sistem pengawasan yang bersifat mendukung. Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepuasan kerja pegawai sekaligus mendorong perbaikan mutu pelayanan kepada masyarakat. Optimal job satisfaction plays a crucial role in encouraging employes to perform their tasks effectively and efficiently, thereby impacting the increase in productivity levels. High job satisfaction not only indicates the creation of a supportive work environment but also contributes positively to individual performance achievements and overall organizational performance. This research was conducted to analyze the influence of transformational leadership, training implementation, and work ethic on employe job satisfaction. The research approach applied is the quantitative method. The research population includes all permanent employes of the National Land Agency (BPN) of Gianyar Regency, with a sample size of 66 respondents. Data processing was carried out thru a series of tests, including instrument validity and reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, coefficient of determination testing, and partial tests (t-tests). The analysis results show that transformational leadership has a positive and significant impact on job satisfaction, as do training and work ethic, which have also proven to have a positive and significant effect. Based on these findings, the researchers recommend that the leadership of BPN Gianyar enhance the aspect of inspirational motivation thru targeted communication and by providing work enthusiasm to employes. In addition, the institution is expected to adjust training strategies to be more practical and flexible according to the workload of the employes, as well as to strengthen work discipline and a supportive supervision system. These measures are expected to enhance employe job satisfaction while also encouraging improvements in the quality of service to the community.