Subakti Subakti
Program Studi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Mandalika

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MODIFIKASI BET MENINGKATKAN KETERAMPILAN BACKHAND TENIS MEJA SISWA MA Uswatun Hasanah; Subakti Subakti; Sukarman Sukarman
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i4.10985

Abstract

ABSTRACT Backhand stroke skill is one of the essential basic techniques in table tennis that students need to master in physical education learning. However, the learning process in schools often faces limitations in facilities, particularly the limited number of paddles, which reduces students’ opportunities to practice optimally. This study aimed to analyze the effectiveness of using modified paddles to improve backhand stroke skills in table tennis among tenth-grade students of MA NW Pringgarata in 2023. The study employed a classroom action research method consisting of planning, action implementation, observation, and reflection stages. The research subjects consisted of 10 students. The action was carried out through learning activities using modified paddles made from plywood soft wood coated with synthetic polyester fabric. The research instruments included a backhand stroke skill test, a student participation observation sheet, and a student attitude observation sheet. Data were analyzed descriptively using quantitative analysis based on mean scores and learning mastery percentages. The results showed that the use of modified paddles was able to improve backhand stroke skills, student participation, and student attitudes during the learning process. The use of modified equipment also helped create a more active and adaptive learning environment suitable for schools with limited sports facilities. ABSTRAK Keterampilan pukulan backhand merupakan salah satu teknik dasar penting dalam permainan tenis meja yang perlu dikuasai siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Namun, proses pembelajaran di sekolah sering menghadapi kendala keterbatasan sarana, khususnya jumlah bet yang terbatas sehingga kesempatan praktik siswa menjadi kurang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penggunaan alat modifikasi bet dalam meningkatkan keterampilan pukulan backhand tenis meja pada siswa kelas X MA NW Pringgarata Tahun 2023. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 siswa. Tindakan dilakukan melalui pembelajaran menggunakan bet modifikasi berbahan dasar plywood soft wood yang dilapisi kain sintetis jenis polyester. Instrumen penelitian terdiri atas tes keterampilan pukulan backhand, lembar observasi partisipasi siswa, dan lembar observasi sikap siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif berdasarkan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bet modifikasi mampu meningkatkan keterampilan pukulan backhand, partisipasi, dan sikap siswa selama pembelajaran berlangsung. Penggunaan alat modifikasi juga membantu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, adaptif, dan sesuai diterapkan pada sekolah dengan keterbatasan fasilitas olahraga.
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP KEBUGARAN JASMANI LANSIA DESA TAWALI Umul Fadilah; Subakti Subakti; Sri Erny Muliani
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.10984

Abstract

ABSTRACT Physical fitness in older adults is an important factor in maintaining independence, mobility, and quality of life during aging. However, physical activity among older adults in rural areas tends to remain low, increasing the risk of declining physical capacity and functional health. This study aimed to analyze the effect of elderly exercise programs on the physical fitness of older adults in Tawali Village, Wera District, Bima Regency. The study employed a quantitative approach using a pre-experimental one group pretest-posttest design. The participants consisted of 15 older adults who regularly took part in the elderly exercise program during the research period. Physical fitness was measured using a 1-mile fast walking test conducted before and after the intervention. Data were analyzed using descriptive statistics and a paired sample t-test at a significance level of 0.05. The findings indicated an improvement in physical fitness following the implementation of the elderly exercise program. Most participants experienced increased fitness scores, with an average improvement of 34.29%. Statistical analysis revealed a significant difference between the pre-test and post-test results, indicating that the elderly exercise program was effective in improving physical fitness among older adults. These findings suggest that community-based elderly exercise programs can serve as a safe, simple, and practical form of physical activity to help older adults maintain physical health, mobility, and quality of life in rural communities. ABSTRAK Kebugaran jasmani pada lansia menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan kemandirian, mobilitas, dan kualitas hidup pada usia lanjut. Namun, aktivitas fisik lansia di lingkungan pedesaan masih cenderung rendah sehingga berisiko mempercepat penurunan kemampuan fisik dan kesehatan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam lansia terhadap kebugaran jasmani lansia di Desa Tawali, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 15 lansia yang mengikuti program senam lansia secara teratur selama periode penelitian. Pengukuran kebugaran jasmani dilakukan menggunakan tes jalan cepat 1 mil sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kebugaran jasmani setelah pelaksanaan program senam lansia. Sebagian besar peserta mengalami peningkatan skor kebugaran dengan rata-rata peningkatan sebesar 34,29%. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test sehingga program senam lansia dinilai efektif dalam meningkatkan kebugaran jasmani lansia. Temuan ini menunjukkan bahwa senam lansia berbasis komunitas dapat menjadi alternatif aktivitas fisik yang aman, sederhana, dan mudah diterapkan untuk membantu lansia mempertahankan kesehatan fisik, mobilitas, dan kualitas hidup di lingkungan masyarakat pedesaan.
LATIHAN BOUNCE KICK BALL DAN JUGGLING MENINGKATKAN SEPAK SILA SEPAK TAKRAW Rizal Nugraha; Subakti Subakti; Nurdin Nurdin
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10990

Abstract

ABSTRACT The sepak sila ability of extracurricular sepak takraw participants still needs to be improved because this technique plays an important role in receiving the ball, controlling the game, providing passes, and maintaining rallies during matches. This study aimed to analyze the effect of bounce kick ball and juggling exercises on the sepak sila ability of sepak takraw extracurricular participants at SMA Islam Al-Ikhwan Sesait, Kayangan District, North Lombok Regency, in 2022. The study employed a quasi-experimental method using a pretest-posttest nonequivalent group design. The sample consisted of 20 participants divided into two treatment groups, with 10 participants in the bounce kick ball group and 10 participants in the juggling group. The measurement of sepak sila ability was conducted using a one-minute sepak sila test during the pre-test and post-test stages. The training program was carried out for six weeks with a frequency of three sessions per week. Data were analyzed using descriptive statistics, paired sample t-test, and independent sample t-test at a significance level of 0.05. The results showed that both groups experienced improvements in sepak sila ability after the treatment. The bounce kick ball group improved by 2.15%, while the juggling group improved by 5.51%. Statistical analysis indicated that both training methods significantly affected sepak sila ability, although there was no significant difference in improvement between the two groups. Therefore, bounce kick ball and juggling exercises can be used as alternative training variations to improve the sepak sila ability of sepak takraw extracurricular participants. ABSTRAK Kemampuan sepak sila peserta ekstrakurikuler sepak takraw masih perlu ditingkatkan karena teknik ini berperan penting dalam menerima bola, mengontrol permainan, memberikan umpan, dan mempertahankan reli selama pertandingan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan bounce kick ball dan juggling terhadap kemampuan sepak sila peserta ekstrakurikuler sepak takraw SMA Islam Al-Ikhwan Sesait Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara tahun 2022. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain pretest-posttest nonequivalent group design. Sampel penelitian berjumlah 20 peserta yang dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan, masing-masing kelompok bounce kick ball dan juggling terdiri atas 10 peserta. Pengukuran kemampuan sepak sila dilakukan menggunakan tes sepak sila selama satu menit pada tahap pre-test dan post-test. Program latihan dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, paired sample t-test, dan independent sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami peningkatan kemampuan sepak sila setelah perlakuan diberikan. Kelompok bounce kick ball mengalami peningkatan sebesar 2,15%, sedangkan kelompok juggling meningkat sebesar 5,51%. Hasil uji statistik menunjukkan kedua latihan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan sepak sila, tetapi tidak terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, latihan bounce kick ball dan juggling dapat digunakan sebagai variasi latihan untuk meningkatkan kemampuan sepak sila peserta ekstrakurikuler sepak takraw.