This Author published in this journals
All Journal JURNAL TEKNIK MESIN
Adrian Siregar
Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DESAIN MESIN FORMING ULTRA HIGH MOLECULAR WEIGHT Adrian Siregar; Susilo Adi Widyanto; Paryanto Paryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proses thermoforming, penggunaan udara bertekanan semakin berkembang dari waktu ke waktu. Alasannya adalah karena kebutuhan masyarakat seperti kebutuhan sehari-hari sangat dibutuhkan untuk kebutuhan aktivitas sehari-hari, seperti terbuat pada material UHMW. Penelitian ini berfokus pada proses pengujian kinerja dari silinder pneumatik dengan menggunakan material Ultra High Molecular Weight Polyethylene-1000. Tujuan utama dari pengujian ini adalah untuk menguji efisiensi dan efektivitas dari sistem piston yang bergerak pada silinder pneumatik yang digunakan pada proses penekanan sebagai alat tekan guna untuk membentuk wadah yang sesuai diinginkan selama proses thermoforming. Perancangan pada sistem pneumatik juga sudah berkembang pesat, sehingga tidak lagi dilakukan secara manual melainkan dapat dilakukan dengan bantuan perangkat lunak, seperti kompitasi dan simulasi. Penggunaan perangkat lunak ini lebih cepat dan mudah dalam proses thermoforming. Sistem pneumatik adalah alat yang menggunakan udara sebagai sumber energi, komponen yang diperlukan dalam sistem pneumatik, yaitu kompresor udara atau unit penyuplai udara, unit pengolahan udara (filter, regulator, dan lubrication), unit pengatur atau katup yang paling utama adalah silinder pneumatik yang berfungsi sebagai alat yang dapat mengubah energi udara bertekanan menjadi energi mekanik (gerak linear batang silinder). Implementasi pada sistem pneumatik sudah terbukti lebih efektif di beberapa perusahaan industri besar, seperti Automated Production Equipment, Sorting System, Emergency Breaks, dll. Dengan demikian, sistem pneumatik sangat direkomendasikan untuk aplikasi industri maupun manufaktur dalam proses thermoforming UHMW. Sehingga, proses thermoforming pada sistem pneumatik sangat dibutuhkan untuk menciptakan berbagai produk yang dapat menunjang kebutuhan konsumen.