Siphonic roof outlet telah menjadi pilihan yang efisien dalam mengatasi permasalahan pembuangan air hujan dari atap bangunan komersial. Sistem ini berbasis pada prinsip siphon yang memungkinkan air hujan dihisap dengan kecepatan tinggi melalui pipa saluran, sehingga memungkinkan aliran air yang lebih besar dengan menggunakan diameter pipa yang lebih kecil. Penelitian ini dilakukan agar dapat mengetahui material siphonic roof outlet yang paling baik menahan beban eksternal berupa beban statis, beban impak akibat tabrakan sepatu, beban impak akibat tabrakan bola besi dan negative pressure. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah melakukan simulasi pembebanan denganĀ Finite Element Method (FEM) pada sebuah geometri siphonic roof outlet untuk mengetahui nilai dan distribusi equivalent von-mises stress, total deformation dan safety factor. Pada pembebanan statis, digunakan 6 variasi material yaitu Aluminum Alloy Cast 383, Stainless Steel 304, Brass C26800, Polycarbonate, Acrylic dan PVC. Sedangkan pada pembebanan impak, digunakan 2 variasi material yaitu Stainless Steel 304 dan Polycarbonate. Hasil penelitian menunjukan bahwa material siphonic roof outlet yang paling baik menahan pembebanan statis yang diterapkan adalah material Stainless Steel 304 dengan nilai equivalent von-mises stress sebesar 40,309 MPa, nilai total deformation sebesar 0,034537 mm, dan nilai safety factor sebesar 5,0113. Material yang paling baik menahan pembebanan impak tabrakan sepatu adalah Stainless Steel 304 dengan nilai equivalent von-mises stress sebesar 74,12 MPa, nilai total deformation sebesar 0,075735 mm, dan nilai safety factor sebesar 2,7253. Selain itu material yang paling baik menahan pembebanan impak tabrakan sepatu adalah Stainless Steel 304 dengan nilai equivalent von-mises stress sebesar 562,33 MPa, nilai total deformation sebesar 2,1103 mm, dan nilai safety factor sebesar 0,35922.