This Author published in this journals
All Journal JURNAL TEKNIK MESIN
Muhammad Aditya Nugraha
Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PERSENTASE KANDUNGAN BIOMASSA SAWDUST PADA CO-FIRING BATU BARA TERHADAP TEMPERATUR GAS BUANG BOILER Muhammad Aditya Nugraha; Muchammad Muchammad; M.S.K. Tony Suryo Utomo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar, kebutuhan energi di Indonesia terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Batu bara masih menjadi sumber energi utama dalam sektor pembangkitan listrik. Namun, ketergantungan terhadap batu bara harus dikurangi mengingat dampak negatifnya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat akibat emisi karbon dan polusi udara. Salah satu inovasi untuk mengurangi konsumsi batu bara adalah penerapan metode co-firing biomassa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan biomassa sawdust pada pembakaran co-firing terhadap temperatur gas buang boiler. Studi ini dilakukan menggunakan pendekatan Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan perangkat lunak Ansys Fluent untuk mensimulasikan berbagai variasi persentase co-firing sawdust dan dampaknya terhadap karakteristik pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan persentase sawdust dalam proses co-firing menyebabkan penurunan temperatur rata-rata gas buang di sisi outlet boiler. Hal ini disebabkan oleh turunnya total nilai kalor dari campuran bahan bakar co-firing seiring dengan meningkatnya kandungan sawdust. Selain itu, hal ini terjadi karena kandungan volatile matter pada sawdust yang lebih tinggi dibandingkan dengan batu bara sehingga sawdust lebih reaktif dan terbakar lebih cepat dan tidak bisa menaikkan temperatur pembakaran setinggi batu bara ketika dibakar. Hasil penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai performa termal pada proses co-firing biomassa dalam boiler berbahan bakar batu bara. Dengan memahami pengaruh sawdust terhadap temperatur gas buang, penelitian ini berkontribusi pada optimasi strategi co-firing untuk mendukung produksi energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.