Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Program Kemitraan Corporate Social Responsibility PT Telkom Indonesia Dalam Aspek Pembiayaan Dan Pendampingan Digitalisasi UMKM (Studi Kasus PT Telkom Indonesia Witel Bandung) Muhamad Viandra Juan Pradipta; Suji Abdullah Saleh
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1469

Abstract

PT Telkom Indonesia Witel Bandung dalam menerapkan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Program Kemitraan berupaya dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan menengah (UMKM) melalui aspek pembiayaan dan pendampingan digitalisasi usaha. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan utama yang berfokus pada bagaimana pelaksanaan program dijalankan serta faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya, khususnya terkait keberlanjutan pengembalian pinjaman, transparansi pencatatan pembayaran, kualitas monitoring, dan tingkat adopsi digital oleh UMKM. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak internal pelaksana program dan UMKM binaan, observasi kegiatan pendampingan dan penagihan, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi variabel komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi, serta didukung proses pengkodean menggunakan NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alur pembiayaan telah berjalan secara terstruktur melalui tahapan sosialisasi, seleksi verifikasi, penyaluran dan monitoring. Namun, implementasi masih dihadapkan pada tingginya pinjaman bermasalah, ketidaksesuaian data pembayaran antara kondisi lapangan dan sistem, serta lemahnya monitoring pada periode tertentu yang berdampak pada tertahannya agunan. Pada aspek digitalisasi, pendampingan telah dilakukan melalui pelatihan dan sosialisasi penggunaan platform UKM Access, tetapi pemanfaatannya belum optimal karena literasi digital UMKM masih rendah dan keterbatasan perangkat. Dukungan non-digital seperti fasilitas sertifikasi halal gratis dan penguatan kemasan menjadi hasil yang paling cepat terlihat dan berperan sebagai fondasi menuju perluasan pemasaran digital.
Analisis Akuntabilitas dan Tranparansi pengelolaan Dana BOS Baldy Rizki Juliansyah; Suji Abdullah Saleh
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA Negeri 21 Kabupaten Tangerang Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode evaluatif melalui teknik triangulasi data yang meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum prinsip akuntabilitas telah diterapkan dengan baik, ditandai dengan adanya kepatuhan terhadap regulasi, penyusunan laporan pertanggungjawaban yang sistematis, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi. Namun, terdapat kecenderungan alokasi anggaran yang lebih dominan pada aspek sarana dan prasarana dibandingkan peningkatan kualitas pembelajaran. Sementara itu, transparansi telah diwujudkan melalui penyediaan informasi publik seperti papan pengumuman dan media sosial, meskipun masih terbatas pada informasi yang bersifat umum dan belum sepenuhnya partisipatif. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada ruang lingkup yang hanya berfokus pada satu sekolah, sehingga generalisasi temuan masih terbatas. Adapun nilai kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan evaluatif yang mengintegrasikan analisis akuntabilitas dan transparansi secara komprehensif dalam konteks pengelolaan dana BOS di tingkat sekolah menengah
IMPLEMENTASI SISTEM E-KATALOG V6 PT TELKOM INDONESIA DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENGADAAN BARANG DAN JASA INSTANSI PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT Aji Wicaksono; Suji Abdullah Saleh
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 8 (2026): 2026 Agustus
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i8.1117

Abstract

The digital transformation agenda in the public sector has encouraged the Indonesian government to strengthen electronic-based procurement systems to improve transparency, efficiency, and accountability in public procurement. One of the innovations introduced is e-Catalog Version 6 (V6), developed collaboratively by the National Public Procurement Agency (LKPP) and PT Telkom Indonesia as an integrated procurement platform. This study aims to analyze the implementation of e-Catalog V6 in improving the effectiveness of public procurement within the Government of West Java Province. The research employed a qualitative descriptive approach using interviews, observations, and documentation studies as data collection techniques. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The implementation process was examined through the Technology–Organization–Environment (TOE) framework, while system effectiveness was assessed using the dimensions of goal attainment, consistency and reliability, responsiveness, service quality, and user satisfaction. The findings indicate that e-Catalog V6 has contributed positively to procurement effectiveness by accelerating administrative processes, reducing paper-based procedures, enhancing transaction transparency, and facilitating real-time procurement monitoring. Furthermore, the system demonstrates satisfactory performance in terms of service quality, reliability, responsiveness, and user satisfaction. However, several challenges remain, particularly related to the integration of e-Catalog V6 with regional financial systems, disparities in user digital competencies, and delays in resolving technical issues. The study concludes that e-Catalog V6 has become an important instrument in supporting digital transformation and improving public procurement governance in local government institutions, although further optimization is required to maximize its effectiveness.
Effectiveness Of The Operation And Maintenance Of Natural Tourism Assets In Sumedang Regency (Case Study Of Cipadayungan, Cigorobog, And Ciputrawangi Tourism) Suji Abdullah Saleh; Reska Siti Mustika; Gilang Ramadhan
Inovbiz: Jurnal Inovasi Bisnis Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/inovbiz.v13.i1.495

Abstract

The natural attractions of Curug Cipadayungan, Curug Cigorobog, and Curug Ciputrawangi are natural attractions in Sumedang Regency. However, the ineffective performance of operations and maintenance of tourism facilities causes existing facilities to experience problematic phenomena. Problem phenomena such as tourist attractions in the playground area that have been damaged and gazebos and seating that have been broken. Apart from that, it is difficult for visitors to reach tourist areas because the roads are potholed and there are no public transportation services. This research aims to measure the effectiveness of the operation and maintenance performance of natural tourism in Sumedang Regency based on indicators of assets, operations and maintenance, health, safety & environment, officer training & development, accessibility, officer satisfaction and user satisfaction. This research uses descriptive research methods with quantitative and qualitative approaches, and data collection techniques are done through observation, interviews, questionnaires and documentation studies. Based on the measurement results, the tourism measured on each indicator shows that the results are not good.