Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimizing The Supply Chain Management System Safety Equipment for Sea Vessels Increasing Company Productivity (Case Study of CV Bandar Bahari on Banjarmasin) Bayu Satrya Nugraha; Zaenal Abidin; Paulus Raga; Muhammad Fahrudin
Journal of Economics and Management Scienties Volume 8 No. 2, March 2026
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jems.v8i2.345

Abstract

Supply chain efficiency is a key factor for companies in maintaining competitiveness and operational sustainability. CV Bandar Bahari, a provider of marine safety equipment, faces challenges arising from fluctuating demand for life jackets and other maritime safety products, which affect productivity and operational performance. This study aims to analyze supply chain performance, identify customer expectations in improving supply chain effectiveness, and formulate strategies for sustainable productivity improvement. This research employs a mixed-method approach with a case study design at CV Bandar Bahari. Qualitative data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation studies involving internal parties directly engaged in supply chain activities, while quantitative data were obtained through questionnaires distributed to customers and supply chain partners. Data analysis was conducted using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) for qualitative data, as well as the Customer Satisfaction Index (CSI) and Importance–Performance Analysis (IPA) for quantitative data. The findings indicate that supply chain performance continues to face several constraints, including predominantly manual work systems, suboptimal technology utilization, limited human resources, and constraints in order picking and delivery due to route availability, resulting in longer lead times. This study emphasizes the importance of technology integration and human resource capacity development, including the management of environmental impacts. The proposed strategies focus on strengthening human resources and enhancing technology integration to achieve a sustainable supply chain management system at CV Bandar Bahari.
Pengembangan Sistem Jaringan Transportasi Sebagai Solusi Permasalahan Transportasi Perkotaan (Studi Kasus: Sungai dan Kanal Kota Makassar) S Kamran Aksa; Nursyam Nursyam; Paulus Raga; Teguh Pairunan; Ilham Yahya; Rimba Arief
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 1 (2024): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v36i1.2286

Abstract

Perkembangan kota terjadi ketika fasilitas yang tersebar di suatu wilayah menjadi pusat kegiatan baru. Hal ini seiring dengan pembangunan sistem jaringan transportasi terencana yang dapat memberikan manfaat terhadap pergerakan lancar dan menguntungkan bagi pertumbuhan ekonomi daerah karena ketersediaan jaringan transportasi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan transportasi di perkotaan sebagai solusi dalam mengurangi kemacetan lalu lintas, mengurangi tingkat kerusakan jalan akibat beban berlebihan, biaya tinggi, dan waktu lama terbuang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan sumber data diperoleh dari sumber data primer dan sekunder, kemudian dianalisis berdasarkan teori yang akan digunakan dalam mengembangkan sarana transportasi baru sebagai solusi serta alternatif dalam mengatasi dan mengurangi kemacetan lalu lintas dengan menggunakan media sungai dan kanal sebagai alur penghubung ke tempat aktivitas. Metode ini bergantung pada bagaimana sungai dan kanal digunakan untuk pergerakan kendaraan, seberapa baik jaringan jalan melayani, di mana area tertentu digunakan sebagai simpul pelayanan, dan di mana ada kemacetan lalu lintas. Sebagaimana ditunjukkan oleh hasil penelitian, masalah yang paling mencolok adalah masalah transportasi di Kota Makassar, terutama tingkat kemacetan. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat mengintegrasikan sistem jaringan dan kegiatan masyarakat yang memudahkan pergerakan masyarakat sehingga mengurangi penggunaan kendaraan pribadi menuju pusat transit perkotaan untuk pergi ke tempat aktivitas. Sistem transportasi perkotaan ini menghubungkan beberapa area perumahan sehingga memudahkan sampai ke jalan-jalan utama untuk melanjutkan kegiatannya. Sungai dan kanal di Kota Makassar berpotensi untuk dibangun sebagai jalur transportasi penumpang dan barang dengan kapal kayu, fiber, atau speedboat, serta tongkang untuk mengangkut material.