Jamaluddin
Universitas Mataram, Indonesia.

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Kemampuan E-Readines, Kesadaran Metakognitif, Dan Kecenderungan Berpikir Kritis Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa SMA di Mataram Jamaluddin; A Wahab Jufri; Agus Ramdani
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.13218

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang profil kemampuan e-redines, kesadaran metakognitif, dan kecenderungan berpikir kritis, dan menganalisis pengaruhnya terhadap hasil belajar biologi peserta didik. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriftif kuantitatif dengan metode survey, analisis deskriptif, dan uji statistik. Data penelitian diperoleh melalui inventori MAI, angket kemampuan ereadines, angket kecenderungan berpikir kritis, dan tes hasil belajar biologi. Analisis data menggunakan statistik deskriftif, dan statistik inferensial - regresi linear berganda. Hasil penelitian adalah deskripsi tentang profil kemampuan e-readines, kesadaran metakognitif, dan kemampuan berpikir kritis, serta pengaruhnya terhadap hasil belajar biologi peserta didik. Hasil uji statistik deskriptif diketahui bahwa:1) tingkat kesadaran metakognitif peserta didik tergolong cukup tinggi; 2) tingkat kesiapan peserta dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kegiatan pembelajaran tergolong tinggi; 3) kecenderungan berpikir kritis peserta berada pada kategori cukup baik; 4) hasil belajar peserta didik berada pada kategori sedang. Hasil analisis regresi linear berganda dengan uji Anova menemukan bahwa Kesadaran metakognitif, kecenderungan berpikir kritis, dan kemampuan e-readiness secara simultan berpengaruh signifikan, terhadap hasil belajar biologi peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan nilai F sebesar 68,02 dan nilai signifikansi 0,000< 0,05. Hasil Uji parsial dengan uji t deketahui bahwa Variabel Kesadaran Metakognitif berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar biologi. Semakin tinggi kesadaran metakognitif, semakin tinggi hasil belajar yang dicapai peserta didik. Variabel Kemampuan E-Readiness (X₂) juga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar (Sig. = 0.000 < 0.05). Variabel Kecenderungan Berpikir Kritis (X₃) memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar (Sig. = 000 < 0.05) Dari ketiga variabel indevenden Kesadaran Metakognitif (0.316), merupakan prediktor paling dominan dalam mempengaruhi hasil belajar biologi.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Powrpoint Interaktif Terhadap Kemampuan Berpikir Komputasional Siswa Kelas X di SMAN 1 Labuapi Elya Suci Nabila; Dadi Setiadi; Tri Ayu Lestari; Jamaluddin
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i1.14001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) berbantuan Powerpoint interaktif terhadap kemampuan berpikir komputasional siswa kelas X SMAN 1 Labuapi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Metode eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian ini adalah kelas XA sebagai kelas eksperimen dan XB sebagai kelas kontrol yang diambil dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui pemberian tes berbentuk soal uraian dengan indikator berpikir komputasional. Data dianalisis menggunakan uji ANCOVA setelah memenuhi uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian diperoleh nilai sig. 0,03 < 0,05, sehingga menunjukkan bahwa penerapan PBL berbantuan Powerpoint interaktif berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir komputasional siswa di kelas X SMAN 1 Labuapi. Guru biologi dapat menjadikan model pembelajaran berbasis masalah dan penggunaan media interaktif sebagai alternatif epektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir komputasioanal siswa khususnya pada mata pelajaran biologi secara sistematis.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Augmented Reality Terhadap Kemampuan Bernalar Kritis Diyah Nurmayanti; Dadi Setiadi; Tri Ayu Lestari; Jamaluddin
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i1.14002

Abstract

Kemampuan bernalar kritis merupakan keterampilan abad ke-21 yang penting dikembangkan dalam pembelajaran biologi, khususnya pada materi abstrak dan kompleks seperti sistem pencernaan manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Augmented Reality (AR) terhadap kemampuan bernalar kritis siswa kelas XI SMA Negeri 1 Labuapi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain non-equivalent control group, di mana kelompok eksperimen dan kontrol diberikan pretest dan posttest. Sampel ditentukan melalui teknik sampel jenuh, dengan kelas XI.A sebagai kelas eksperimen dan XI.B sebagai kelas kontrol. Kemampuan bernalar kritis diukur menggunakan tes uraian. Integrasi PBL dan AR menyajikan masalah kontekstual secara visual dan interaktif sehingga mendorong siswa untuk mengidentifikasi masalah, menganalisis informasi, dan mengevaluasi solusi secara logis. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan analisis kovarian (ANCOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL berbantuan AR berpengaruh signifikan terhadap kemampuan bernalar kritis siswa (sig. 0,000 < 0,05), dengan nilai rata-rata terkoreksi kelas eksperimen (76,218) lebih tinggi daripada kelas kontrol (51,282) yang menunjukkan efektivitas PBL berbantuan AR terhadap kemampuan bernalar kritis.
Hubungan Kemampuan E-readiness Dengan Hasil Belajar Biologi Peserta Didik Kelas X di MA Darul Hikmah Darek Iftita Rizkia; Jamaluddin; Dadi Setiadi; Muhlis
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 3 (2026): August
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i3.15918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara kemampuan e-readiness dengan hasil belajar biologi peserta didik kelas X. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Melalui teknik sampling jenuh (total sampling), seluruh anggota populasi dengan jumlah 56 peserta didik dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen angket tertutup untuk variabel kemampuan e-readiness dan dokumentasi nilai rapor untuk variabel hasil belajar. Analisis data statistik dilakukan dengan uji korelasi pearson product moment serta uji regresi linier sederhana berbantu program SPSS 21 for Windows. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,355, yang berkategori lemah. Analisis regresi menghasilkan persamaan linier Y= 76,680 + 0.497X, dengan nilai koefisien determinasi ( sebesar 0,126, menunjukkan kontribusi e-readiness sebesar 12,6% terhadap hasil belajar biologi. Uji F menghasilkan = 7,805 dengan signifikansi 0,007 (p < 0,05), sehingga hipotesis ) ditolak dan ) diterima. Hal ini membuktikan adanya hubungan yang signifikan secara nyata antara kemampuan e-readiness dengan hasil belajar biologi peserta didik.