Aulia Anisa Az-Zahra
Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Merawat Pancasila dari Akar Budaya: Praktik Literasi Berbasis Budaya Lokal di Sekolah Dasar Aulia Anisa Az-Zahra; Endrise Septina Rawanoko; Joko Daryanto
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 5 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i5.122924

Abstract

Internalisasi nilai Pancasila di sekolah dasar membutuhkan praktik yang dekat dengan pengalaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui Gerakan Literasi Sekolah berbasis budaya lokal pada peserta didik kelas V SD Negeri 2 Ngabeyan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh dari kepala sekolah, guru kelas V, 12 peserta didik, aktivitas literasi, dokumen sekolah, dan dokumentasi pendukung melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GLS berbasis budaya lokal berlangsung melalui doa sebelum dan sesudah literasi, membaca cerita rakyat, bahasa Jawa, aksara Jawa, Kamis GELAR JAYA, diskusi kelompok, resensi, presentasi, musyawarah, perpustakaan, dan sudut baca. Internalisasi terjadi melalui transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi. Nilai Ketuhanan tampak melalui pembiasaan religius; Kemanusiaan melalui empati dan komunikasi santun; Persatuan melalui cinta budaya lokal dan kerja sama; Kerakyatan melalui diskusi dan musyawarah; serta Keadilan Sosial melalui tanggung jawab, berbagi bahan bacaan, dan kepedulian terhadap fasilitas literasi. Implikasinya, GLS berbasis budaya lokal dapat menjadi strategi pendidikan karakter Pancasila yang kontekstual apabila guru konsisten memilih bacaan, memandu refleksi nilai, dan memberi ruang partisipasi yang merata.