Neo Fanda Bintang Purnalyta
Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Nearpod Terhadap Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Sekolah Dasar Neo Fanda Bintang Purnalyta; Fadhil Purnama Adi; Roy Ardiansyah
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 5 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i5.123229

Abstract

Hasil belajar kognitif mata pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar tidak cukup hanya dengan menghafal, melainkan menuntut pemahaman dan implementasi nilai-nilai Pancasila secara bermakna. Rendahnya hasil belajar yang ditemukan di lapangan diduga berkaitan erat dengan penerapan model dan media pembelajaran yang konvensional, monoton, serta belum mengoptimalkan pemanfaatan teknologi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh model Discovery Learning berbantuan media Nearpod terhadap hasil belajar kognitif materi "Makna Sila-Sila Pancasila di Masyarakat" pada peserta didik kelas IV SD Se-Gugus IV Kecamatan Laweyan, Surakarta. Penelitian ini mengadopsi jenis penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experimental bentuk Nonequivalent Control Group Design. Sampel berjumlah 59 peserta didik dari dua kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, yang dipilih melalui teknik Simple Random Sampling. Merujuk pada temuan penelitian dan analisis data, hasil pengujian Mann Whitney U, nilai signifikansi 0,003 < 0,05, sehingga H₀ ditolak yang artinya terdapat pengaruh signifikan model Discovery Learning berbantuan media Nearpod terhadap hasil belajar kognitif peserta didik. Selain itu, ketuntasan belajar kelompok eksperimen meningkat dari 42% pada pretest menjadi 84% pada posttest. Temuan dalam penelitian ini terbukti secara signifikan meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik pada materi “Makna Sila-Sila Pancasila” di Masyarakat, menjadikannya alternatif pembelajaran inovatif yang layak diterapkan di sekolah dasar era digital.