Wenny Ira Reverawati
Universitas Nurdin Hamzah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Sekolah Ramah Anak (SRA) pada Madrasah Aliyah Negeri di Ma. Jambi Lisa Febrianti; Suryawahyuni Latief; Wenny Ira Reverawati; Suhendri Suhendri
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i6.8756

Abstract

Kebijakan Sekolah Ramah Anak (SRA) merupakan upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, partisipatif, dan bebas dari kekerasan yang diatur dalam Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 8 Tahun 2014. Meskipun telah diterapkan di satuan pendidikan, kajian empiris mengenai implementasi SRA pada Madrasah Aliyah negeri berbasis asrama yang berstatus sebagai sekolah rujukan masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan SRA di MAN Insan Cendikia Ma. Jambi, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan menggunakan model implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan SRA di MAN Insan Cendikia Ma. Jambi telah berjalan efektif dan berkelanjutan. Kekuatan implementasi terletak pada kejelasan regulasi internal, komunikasi kebijakan yang intensif, dukungan sarana prasarana ramah anak, serta penerapan disiplin positif. Hambatan utama berkaitan dengan perubahan pola pikir sebagian warga madrasah serta keterbatasan pemahaman awal peserta didik dan orang tua. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi SRA tidak hanya ditentukan oleh pemenuhan indikator administratif, tetapi juga oleh internalisasi nilai dan budaya ramah anak secara berkelanjutan
Analisis Gender Pathway Pengarusutamaan Hak Anak SAD Dampingan Pundi Sumatra pada Isu Pendidikan Wenny Ira Reverawati
Harakat an-Nisa: Jurnal Studi Gender dan Anak Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Center for Gender and Children Studies, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/92.89-96

Abstract

This research analyzes the gender gap in access to education and women's empowerment in the Suku Anak Dalam (SAD) community assisted by Pundi Sumatera. Using descriptive qualitative method, this research explores various internal and external factors that affect the limited access, participation, control, and benefits of education for women in this community. Data were collected through interviews, observations, and review of related documents. The results show that patriarchal cultural factors, domestication of women, and lack of awareness of the importance of education are the main barriers to access and participation of SAD women in education. In addition, external factors such as limited policies that support the education of indigenous communities and the lack of collaboration between the government and community organizations also exacerbate this gap. These findings are contextualized with previous studies, which show similar patterns in other indigenous communities in Indonesia. This study recommends the need for more inclusive community-based policies, alternative education programs that respect local cultural values, and increased synergy between the government, non-governmental organizations and SAD communities to improve access and quality of education for women.