Meningkatnya jumlah industri obat tradisional sejalan dengan peningkatan kebutuhan bahan baku simplisia. Industri skala kecil dan menengah umumnya menggunakan pemasok dari luar untuk memenuhi kebutuhan bahan baku produksi. Akan tetapi, tidak jarang ditemukan adulterasi maupun kesalahan identifikasi bahan baku yang merugikan industri dan masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan metode identifikasi bahan baku akurat dan efisien yang dapat diterapkan di Industri skala kecil dan menengah. Kegiatan pengabdian dilakukan dalam dua tahap utama. Tahap perencanaan awal melibatkan observasi kebutuhan mitra industri sehingga diketahui permasalahan yang dihadapi dan pendekatan solutif untuk mengatasi hal tersebut. Tahap pelaksanaan program dimulai dengan pengumpulan sampel kemudian dianalisis dengan metode KLT untuk mengidentifikasi komponen aktif. Hasil analisis dievaluasi dan data yang diperoleh disampaikan kepada mitra sebagai rekomendasi permasalahan mitra. Analisis yang dilakukan menggunakan KLT menunjukkan bahwa baik bahan baku dan produk tidak ada indikasi adulterasi. KLT dapat memberikan hasil yang cepat, akurat, simultan, dan terjangkau. Ini menegaskan bahwa KLT adalah metode efektif dan efisien yang dapat diadopsi oleh industri jamu sebagai metode yang praktis dan terjangkau, dalam upaya menjaga mutu dan kualitas produk. The increasing number of traditional medicine industries is in line with the growing demand for raw herbal materials. Small and medium-scale industries commonly rely on external suppliers to meet their raw material requirements for production. However, it is common to encounter issues such as adulteration and misidentification of raw materials, which can be detrimental to the industry and the public. Therefore, there is a need for an accurate and efficient method of identifying raw materials that can be applied within the industry. The program is carried out in two main stages. The initial planning stage involves observing the needs of industrial partners to identify the issues they are facing and develop solution-oriented approaches. The program's implementation stage begins with the collection of samples, which are then analyzed using Thin-Layer Chromatography (TLC) to identify active components. The analysis results are evaluated, and the data obtained are presented to the partners as recommendations for their issues. The analysis conducted using TLC indicates that there is no indication of adulteration in both the raw materials and the products. TLC provides quick, accurate, simultaneous, and cost-effective results. This reaffirms that TLC is an effective and efficient method that can be adopted by the herbal medicine industry, enabling the industry to maintain the quality of its products.