Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Kampung Wisata Sentra Madu Berbasis Konservasi Lingkungan untuk Pemberdayaan KTH Benteng Muda Mandiri Sumedang Rony Hidayat Sutisna; Dadang Budi Hermawan; Muhammad Agreindra Helmiawan; Muhammad Luthfi Al Ghaazi; Nendi Mardiansyah; xMuhammad Andi Firmansyah
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i1.2208

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Tani Hutan (KTH) Benteng Muda Mandiri di Dusun Pasirbenteng, Desa Nagarawangi, Sumedang, melalui pengembangan Kampung Wisata Sentra Madu (KAWEMA) berbasis konservasi lingkungan. Meskipun memiliki potensi besar sebagai sentra madu Trigona, KTH menghadapi masalah utama, yaitu keterbatasan koloni produktif, manajemen usaha yang belum optimal, produk tanpa merek/label, dan kurangnya pengetahuan tentang pengelolaan wisata edukasi. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan, penyuluhan, pengadaan teknologi, dan pendampingan, dengan fokus pada aspek produksi, manajemen usaha (pemasaran), dan konservasi lingkungan. Solusi yang ditawarkan meliputi penambahan koloni lebah Trigona itama , pengadaan teknologi panen dan pengemasan madu , serta pembinaan lingkungan untuk mewujudkan desa wisata edukasi. Target program mencakup peningkatan produksi madu sebesar 50% dan peningkatan pendapatan anggota KTH sebesar 25%. Penerapan teknologi tepat guna dan penguatan kelembagaan ini diharapkan mampu meningkatkan keberdayaan mitra dari status madya menjadi status utama
Implementasi Algoritma Random Forest dalam Pengukuran Kesiapan Transformasi Digital Desa Kaduwulung Menuju Desa Cerdas Berbasis SNI ISO 37122:2019 Esa Firmansyah; Muhammad Agreindra Helmiawan; Dody Herdiana; Dwi Yuniarto
Infoman's : Jurnal Ilmu-ilmu Informatika dan Manajemen Vol. 19 No. 2 (2025): Infoman's
Publisher : LPPM & Fakultas Teknologi Informasi UNSAP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The readiness of healthcare workers and village officials in adopting digital technology is a decisive factor for the success of transforming into a smart village. This study aims to measure the digital transformation readiness level of Kaduwulung Village using the SNI ISO 37122:2019 standard through village data mapping and the implementation of the Random Forest algorithm for digital maturity classification. The research methodology employs a quantitative approach using the Design Thinking model combined with the Technology Acceptance Model (TAM) evaluation. The design results demonstrate that the integration of automated scoring features can assist in faster decision-making for public services. Based on the testing, the system obtained a System Usability Scale (SUS) score of 74 and a User Experience Questionnaire (UEQ) score of 1.98, proving that technology adoption readiness is significantly influenced by ease of navigation and system infrastructure support.