Ketut Purwantoro
Universitas Dian Nuswantoro Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembuatan Fuurin sebagai Media Edukasi dalam Pengenalan Bahasa dan Budaya Jepang bagi Siswa SD YSKI 2 Semarang Pendekatan Partisipatif untuk Meningkatkan Pemahaman Interkultural Ketut Purwantoro; Sri Oemiati; Pipiet Furisari
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i2.4161

Abstract

Globalisasi menuntut pembelajaran bahasa asing yang tidak hanya berfokus pada penguasaan keterampilan berbahasa, tetapi juga pada pengembangan kompetensi interkultural. Dalam pembelajaran bahasa Jepang di sekolah dasar, pengenalan budaya masih cenderung bersifat teoritis sehingga siswa memiliki kesempatan yang terbatas untuk mengalami praktik budaya secara langsung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman bahasa dan budaya Jepang melalui pembuatan f?rin (??) sebagai media edukasi berbasis pendekatan partisipatif. Program dilaksanakan di SD YSKI 2 Semarang dengan melibatkan 24 siswa. Metode yang digunakan mengacu pada Experiential Learning yang meliputi pengalaman langsung, refleksi, konseptualisasi, dan penerapan. Kegiatan meliputi pengenalan sejarah dan makna budaya f?rin, pembelajaran kosakata dasar bahasa Jepang, demonstrasi pembuatan, praktik menghias f?rin, presentasi hasil karya, dan refleksi bersama. Evaluasi dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ini meningkatkan pemahaman siswa terhadap budaya Jepang, memperkaya penguasaan kosakata sederhana, serta menumbuhkan rasa ingin tahu dan sikap menghargai keberagaman budaya. Keterlibatan aktif peserta selama proses pembelajaran menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, bermakna, dan mendorong interaksi yang lebih baik antara aspek bahasa dan budaya. Dengan demikian, pembuatan f?rin terbukti menjadi media edukasi yang efektif untuk mendukung pembelajaran bahasa Jepang sekaligus memperkuat pemahaman interkultural pada siswa sekolah dasar.