Eni Candra Nurhayati
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

SWOT and AHP Analysis in Marketing Strategy at Hotel Baby Angel Dieng, Red Doorz Partner Nailil Mahfiroh; M. Trihudiyatmanto; Eni Candra Nurhayati
Journal of Economics, Management, and Business Vol. 4 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : UP2MF Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/magna.v4i2.9963

Abstract

Purpose - This study aims to analyze marketing strategies to improve the marketing of the Baby Angel Dieng Mitra Red Doorz Hotel in Wonosobo, Central Java. Methodology - This study employed a qualitative approach. First, a SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) analysis, an Internal Factors Analysis Summary (IFAS), an External Factors Analysis Summary (EFAS), and an Analytic Hierarchy Process (AHP) analysis were used. The SWOT analysis was used to identify internal and external factors influencing the Baby Angel Dieng Mitra Red Doorz Hotel. The IFAS and EFAS were used to weight and rank these factors to determine the hotel's position within the SWOT matrix. The AHP method was then used to prioritize optimal marketing strategies. Fundings - This study indicates that the Baby Angel Dieng Mitra Red Doorz Hotel's SWOT analysis falls within quadrant I, which supports an aggressive strategy. Recommended strategies include more extensive promotions and improving the hotel's quality by increasing collaboration with third parties. Meanwhile, the AHP analysis identified that the first priority marketing strategy is strategy 5, namely by adding facilities and employees and holding training and education programs for employees. Limitations - This study has several limitations, such as not obtaining all internal data, and the rapid development of social media and technology may make the analysis less accurate due to future changes. Implications - The results of this study aim to address the issue of unmet marketing targets at Hotel Baby Angel Dieng Mitra Red Doorz and serve as input and reference material for investors considering investing in Hotel Baby Angel Dieng Mitra Red Doorz.
Potensi Umbi Talas Sebagai Olahan Produk Umkm Dalam Upaya Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Di Kelurahan Wangon Kabupaten Banjarnegara Bahtiar Efendi; Eni Candra Nurhayati; Susanti Susanti; M. Asif Maulana Akbar
JEPEmas: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bidang Ekonomi) Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : UP2MF Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat di Kelurahan Wangon mayoritas memiliki profesi sebagai petani. Di lain sisi, meskipun letak Kelurahan Wangon berada di dekat pusat kota, namun tanah di daerah tersebut masih dalam keadaan gembur dan baik untuk ditanami berbagai macam tanaman, yang mana hal tersebut juga termasuk dalam bidang pertanian. Selain itu cuaca di Kelurahan Wangon juga cenderung panas, yang mana hal tersebut juga dapat berdampak bagi kesuburan tanaman. Hal tersebutlah yang membuat masyarakat di daerah Kelurahan Wangon dapat melakukan pembudidayaan tanaman. Adapun tanaman yang sedang gencar dibudidayakan akhir-akhir ini adalah umbi talas. Sebelumnya umbi talas hanya dijadikan makanan ternak dan cukup sering terbuang di daerah tersebut, namun beberapa waktu terakhir mulai ada orang-orang yang membuat olahan-olahan dari umbi talas. Melihat peluang ini, KPM Universitas Sains Al-Qur’an Wonosobo kelompok 27 berinisiatif untuk membuat berbagai olahan berbahan dasar umbi talas, salah satunya yaitu martabak talas dan talas mustofa. Metode yang dilakukan dalam program pembuatan olahan talas ini adalah pembuatan produk dan sosialisasi. Pembuatan produk dilakukan oleh seluruh anggota kelompok KPM 27 bekerjasama dengan ibu-ibu di sekitar posko, dimulai dari memilih dan menyeleksi bahan baku sampai dengan pengemasan. Sementara sosialisasi dilakukan dengan upaya untuk menumbuhkan kreatifitas masyarakat dan memberikan edukasi bahwasanya umbi talas adalah tanaman yang bergizi dan apabila dijadikan suatu olahan, maka akan membuahkan keuntungan dan berpengaruh baik bagi perekonomian masyarakat Kelurahan Wangon.
Pengembangan UMKM melalui Digital Marketing di Desa Kayugiyang, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah: (Kerjasama dan Kolaborasi Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sains Al-Qur’an Jawa Tengah di Wonosobo dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung) M. Trihudiyatmanto; M. Elfan Kaukab; Bahtiar Efendi; Heri Purwanto; Eni Candra Nurhayati; Muhamad Asif Maulana Akbar; Noor Hikmah; Dicky Rizkiyadi; Farida Riza Utami; Niken Kusdayanti; M. Gilang Maulana Azka
JEPEmas: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bidang Ekonomi) Vol. 3 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : UP2MF Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan - Tujuan dari pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah memberi pengetahuan kepada masyarakat terutama para pelaku UMKM dan generasi muda tentang digital marketing di Desa Kayugiyang, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, pelatihan pemasaran dengan menggunakan media internet. Metode - Pelaksanaan pelatihan dilakukan dalam beberapa tahap diantaranya survei lokasi kegiatan dan UMKM di desa Kayugiyang. Tahap perencanaan, tahap ini merupakan tahap penyusunan rencana dan mengidentifikasi perencanaan progam yang akan dilaksanakan kemudian dirumuskan berbagai kebutuhan dalam perencanaan sistem pemasaran secara online. Sosialisasi, kegiatan sosialiasi memberikan pengetahuan awal mengenai pemasaran secara online kepada masyarakat atau pelaku UMKM di desa Kayugiyang serta memberikan penyampaian rancangan program kegiatan apa saja yang akan dilakukan. Pelaksanaan, tahap ini melakukan kegiatan pendaftaran akun google business bagi masyarakat yang memiliki usaha. Evaluasi, kegiatan ini dilakukan setelah menyelesaikan program kegiatan. Hasil – Masyarakat sangat antusias ditandai dengan banyak peserta yang hadir dalam pelatihan digital marketing untuk peningkatan UMKM di desa Kayugiyang, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo.
Upgrade Skill, Upgrade Masa Depan: Pelatihan Pembuatan Batik Jumputan Sebagai Pemberdayaan Ibu- Ibu PKK Desa Drono Muhammad Nafi' Maula; Siti Nur Aisah; Muhammad Jarjayus; Siti Dia Nafitasari; Attinia Hidayah; Satria Sa'ban Purnama; Asfyani Maiza Sabila; Nur Hafitzah; Nur Ishmatul Maula; Yayan Yudha Purnama; Muhammad Efrizal Zahid Nuruzzaman; Latifatul Ahadiyah; Suci Ahirotunisa; Armelia Army Putri; M. Trihudiyatmanto; Heri Purwanto; Bahtiar Efendi; Eni Candra Nurhayati
JEPEmas: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bidang Ekonomi) Vol. 4 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : UP2MF Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pembuatan batik jumputan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan dan memberdayakan ibu-ibu di Desa Drono. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh Universitas Sains Al- Qur’an Jawa Tengah. Dengan mengajarkan teknik pembuatan batik jumputan, diharapkan ibu-ibu dapat meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus melestarikan seni budaya lokal. Penelitian ini menggunakan metode campuran.yang diikuti oleh 30 peserta. Hasil pelatihan ini menunjukkan peningkatan keterampilan dan pengetahuan peserta, serta dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.
Pelatihan Perhitungan NPV bagi Kelompok PKK RW 01 Kupang Rengas Ambarawa Untuk Peningkatan Kapasitas Jiwa Kewirausahaan Retno Anggoro; Endra Winarni; Khaeroman Khaeroman; Susanto Susanto; Rahindra Bayu; Fitri Suprapti; M. Trihudiyatmanto; Bahtiar Efendi; Heri Purwanto; Eni Candra Nurhayati
JEPEmas: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bidang Ekonomi) Vol. 4 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : UP2MF Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi besar dalam menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. UMKM memiliki peran penting dalam perekomomian namun tergolong kelompok usaha marjinal. Kelompok UMKM dalam menjalankan usaha secara umum penggunaan teknologi sederhana, modal kecil, akses kredit terbatas, dan hanya berorientasi pasar lokal. Namun, tantangan yang dihadapi UMKM tidaklah sedikit, terutama terkait dengan pemahaman akan manajemen keuangan yang baik dan berkelanjutan. Perhitungan Nett Present Value (NPV) bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah merupakan langkah penting untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan para pelaku UMKM dalam mengelola keuangan mereka. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), terkait pelaksanaan pendampingan dilakukan dengan penyuluhan. Interaksi dua arah antara narasumber dengan peserta baik interaktif. Kegiatan ini dilakukan melalui metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Tahapan PKM tersebut meliputi; pra proposal, proposal, kegiatan inti, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan melibatkan kader PKK, dan warga RT 2/RW 1 Kupang Rengas, Kel. Kupang Kec. Amabarawa, Kab.Semarang. Kegiatan dikemas melalui serangkaian sesi pelatihan yang interaktif dan mendalam. Pelaksanaan PPM ini memperoleh hasil yang disimpulkan bahwa peningkatan pemahaman para pelaku UMKM terhadap manajemen keuangan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pengambilan keputusan investasi yang lebih bijak. Mereka mampu memahami secara lebih mendalam mengenai risiko-risiko yang terlibat dalam suatu investasi, sehingga mampu membuat keputusan yang lebih terinformasi dan lebih rasional. Setelah pelaksanaan PKM juga diketahui hal-hal yang perlu dilakukan sebagai saran peningkatan. Saran paling pokok adalah kegiatan ini perlu dilakukan berkelanjutan serta disiapkan hubungan dengan instansi pemerintah yang terkait dengan ekonomi kemasyarakatan.