Herwan Parwiyanto
Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sebelas Maret

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Pengguna Info Lalin Solo Dishub Kota Surakarta (Official) di Kota Surakarta Eduardus Giga Kristofer; Herwan Parwiyanto
Wacana Publik Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v3i1.75891

Abstract

Salah satu bentuk smart city yang diluncurkan oleh pemerintah Kota Surakarta adalah aplikasi Info Lalin Solo Dishub Kota Surakarta (Official). Ditinjau dari penilaian dan ulasan masyarakat yang terdapat dalam Google Playstore menunjukan tingkat kepuasan yang masih rendah dan terdapat berbagai keluhan dari masyarakat terhadap aplikasi Info Lalin Solo Dishub Kota Surakarta (Official). Penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif digunakan untuk melihat hubungan atau pengaruh antara dua variabel atau lebih. Penelitian ini menggunakan model dari Doll dan Torkzadeh (1988) yaitu End User Computing Satisfaction (EUCS) yang secara khusus digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna sebuah sistem informasi yang meliputi 5 faktor yakni isi, akurasi, ketepatan waktu bentuk, kemudahan penggunaan. Pengolahan data dilakukan menggunakan program SPSS untuk mengetahui masing-masing hasil uji hipotesis. Adapun analisis data meliputi uji instrumen, uji asumsi klasik, uji t (uji parsial), dan uji koefisien determinasi (R2 ). Hasil dari penelitian adalah variabel akurasi dan kemudahan penggunaan memiliki pengaruh terhadap kepuasan pengguna Info Lalin Solo Dishub Kota Surakarta (Official). Sebaliknya untuk variable isi, ketepatan waktu, dan bentuk tidak terdapat pengaruh terhadap kepuasan pengguna Info Lalin Solo Dishub Kota Surakarta (Official).
Penerapan E-Government pada Masa Pandemi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Salatiga Shalahudin Akbari; Herwan Parwiyanto
Wacana Publik Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v3i1.75889

Abstract

Adanya pandemi COVID-19 berdampak pada pelayanan publik yang menjadi serba digital atau mengurangi interaksi secara langsung. Salah satunya adalah pelayanan pajak yang mengalami perubahan dengan melaksanakan pelayanan secara digital. Pelaksanaan digitalisasi memperhatikan aspek-aspek yang dapat mendukung keberhasilan implementasi e-government, yaitu kesiapan sumber daya manusia, partisipasi, dukungan pemerintah berupa ketersediaan dan konsistensi anggaran, keamanan, serta infrastruktur. Adanya Egovernment ditujukan untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan pajak, dengan adanya wabah COVID-19 tentu saja pelaksanaanya mengalami perubahan yang dilaksanakan sesuai protokol kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai penerapan e-government pada masa pandemi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Salatiga serta ingin mengetahui hambatan-hambatan yang dialami pada penerapan e-government pada masa pandemi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif. Dengan lokasi penelitian di kantor pelayanan pajak pratama kota salatiga. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder yaitu wawancara dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi teknik dengan teknik analisis data Model Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan E-government di KPP Pratama Salatiga selama masa pandemi Covid-19 telah berjalan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari terlaksananya elemen-elemen dasar penerapan E-government seperti kapasitas (Capacity), dukungan (Support) dan nilai (Value). Pada indikator kapasitas (Capacity) diketahui bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) yang tersedia sudah memenuhi standar yang dibutuhkan serta telah adanya pelatihan dan pengembangan kompetensi kepada petugas terkait. Pada indikator dukungan (support) diketahui KPP Pratama Salatiga telah mendapatkan dukungan berupa anggara atau modal yang digunakan untuk pengembangan, pemeliharaan dan pengelolaan sistem E-government perpajakan. Kemudian pada indikator nilai (value) diketahui bahwa sarana dan prasarana atau infrastruktur yang ada saat ini masih dapat dikatakan belum ideal. Hal ini disebabkan karena infrastruktur yang ada saat ini masih tergolong lama dan belum ada perbaruan dari direktorat jendral pajak pusat. Hal ini mengakibatkan terjadinya beberapa kendala atau hambatan seperti kendala dalam mengakses sistem seperti E-filing, Eregistration dan sebagainya yang disebabkan karena server down.