Nurul Kusuma Dewi
PGPAUD FKIP UNS

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KELEKATAN ANAK DAN ORANG TUA DENGAN KEMAMPUAN BICARA ANAK Jeniffer Sukma Novitasari; Nurul Kusuma Dewi; Anjar Fitrianingtyas
Early Childhood Education and Development Journal Vol 2, No 3 (2020): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v2i3.101462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan anak dan orang tua dengan kemampuan bicara anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini dilaksanakan di TK Aisyiyah Ranting II. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 5-6 tahun Kelas B di TK Aisyiyah Ranting II dengan jumlah sampel 16 anak. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu korelasi product moment. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai r sebesar 0,669 dengan nilai signifikansi (0,005) < 0,05 sehingga H0 ditolak H1 diterima artinya “terdapat hubungan antara kelekatan anak dan orang tua dengan kemampuan bicara anak usia 5-6 tahun”. Koefisien korelasi product moment Pearson menghasilkan nilai (+) hal tersebut menunjukka nilai variabel x dan y naik secara bersamaan artinya apabila kelekatan anak dan orang tua tinggi diasumsikan kemampuan bicara anak cenderung berkembang dengan baik, demikian sebaliknnya, apabila kelekatan anak dan orang tua rendah diasumsikan kemampuan bicara anak cenderung berkembang dengan tidak baik.
EFEKTIVITAS PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HIGHER ORDER THINKING SKILLS ANAK USIA DINI Lisa Fauziah; Ruli Hafidah; Nurul Kusuma Dewi
Early Childhood Education and Development Journal Vol 3, No 3 (2021): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v3i3.101472

Abstract

Higher Order Thinking Skills (HOTS) merupakan aspek yang sangaat penting dalam kehidupan. Penelitian eksperimen ini bertujuan unuk menguji efektivitas pembelajaran Problem Based Learning terhadap Higher Order Thinking Skills anak usia 5-6 tahun. Higher Order Thinking Skills (HOTS) adalah kemampuan berpikir tingkat tinggi yang perlu dimiliki anak dalam menanalisis, mengevaluasi, dan menciptakan yang sangat berguna bagi anak. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 90 anak usia 5-6 tahun di gugus II kecamatan Sawit. Sampel penelitian berjumlah 40 anak di TK Pertiwi Tegal Rejo dan TK Aisiyah Kemasan degan teknik pengambilan sampel purpossive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes untuk mengukur HOTS anak. Uji normalitas dan homoenitas menggunakan Shapiro Wilk dan levene test for equality of variance. Analisis data pada penelitian ini menggunakan statistik parametrik dinyatakan data memenuhi taraf singnifikansi &gt; 0,05 pada uji normalitas dan homogenitas. Uji hipotesis menggunakan independent sampel t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat efektivitas Problem Based Learning terhadap Higher Order Thinking Skills anak usia 5-6 tahun yang dibuktikan dengan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (ρ&lt;0,05).
MENINGKATKAN SIKAP TANGGUNG JAWAB ANAK USIA 5-6 TAHUN MENGGUNAKAN TEKNIK TOKEN EKONOMI Pradita Shinta Ardi Astuti; Nurul Kusuma Dewi
Early Childhood Education and Development Journal Vol 7, No 3 (2025): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v7i3.110420

Abstract

Sikap tanggung jawab merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial emosional anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap tanggung jawab anak usia 5-6 tahun melalui penerapan teknik token ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Dave Ebbutt yang dilaksanakan dalam tiga siklus, setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 19 anak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan enam indikator sikap tanggung jawab anak. Teknik analisis data menggunakan metode Miles &amp; Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase ketuntasan dari 57% pada pratindakan, menjadi 63,56% pada siklus 1, 60,98% pada siklus 2, dan mencapai 98,25% pada siklus 3, sehingga telah melampaui indikator keberhasilan sebesar 80%. Hal ini membuktikan bahwa teknik token ekonomi efektif dalam meningkatkan sikap tanggung jawab anak usia 5-6 tahun. 
PENERAPAN LIVING VALUES EDUCATIONAL PROGRAM (LVEP) UNTUK MENINGKATKAN SIKAP TANGGUNG JAWAB ANAK Fitri Nur Saktiyani; Ruli Hafidah; Nurul Kusuma Dewi
Early Childhood Education and Development Journal Vol 2, No 3 (2020): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v2i3.101467

Abstract

Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun tidak disengaja. Tanggung jawab merupakan sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dilakukan terhadap diri sendiri, masyarakat, dan lingkungan (alam, sosial, dan budaya), negara, dan Tuhan YME. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan tanggung jawab pada anak usia 5-6 tahun TK AISYIYAH 41 Tegalharjo. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus dengan setiap siklusnya terdiri atas tiga pertemuan. Subjek dalam penelitian anak usia 4-5 tahun jumlah 14 anak yang terdiri 8 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dokumentasi. Teknik uji validitas kualitatif menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data yang digunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan Living Values Educational Program (LVEP) dapat meningkatkan tanggung jawab anak dalam proses pembelajaran. Hasil peningkatan tanggung jawab pada siklus I diperoleh ketuntasan yang baik kemudian mengalami peningkatan pada siklus II yang tinggi dalam indikator mengerjakan tugas sampai tuntas, mampu meminta maaf ketika bersalah, dan menaati aturan kelas. Uraian tersebut disimpulkan bahwa penggunaan Living Values Educational Program (LVEP) dapat meningkatkan tanggung jawab anak usia 5-6 tahun TK AISYIYAH 41 Tegalharjo.
HUBUNGAN POLA ASUH DEMOKRATIS DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA 4-5 TAHUN Dinda Maria Jairomarta; Nurul Kusuma Dewi; Vera Sholeha
Early Childhood Education and Development Journal Vol 4, No 3 (2022): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v4i3.101485

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara perkembangan sosial anak antara usia 4-5 dengan pengasuhan demokratis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi antara dua variable. Populasi penelitian ini terdiri dari anak usia 4-5 tahun kelompok A di TK Aisyiyah Kecamatan delanggu Kabupaten Klaten sebanyak 114 anak dan 114 orang tua. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini terdiri dari 89 anak dan 89 orang tua. Pengambilan sampel menggunakan metode proporsional random sampling dan metode pengumpulan data berbasis kuesioner. Uji validitas konstruk digunakan untuk mengetahui validitas instrumen. Analisis data untuk pengujian hipotesis dengan pearson product moment. Pada tarag signifikasi 0,05 dengan menggunakan spss 25 for windows, studi ini menemukan hubungan positif dan signifikan antara pola asuh demokratis dan perkembangan sosial anak antara usia 4 dan 5 tahun. Dari hasil terlihat koefisien korelasi sebesar 0,472 dan nilai signifikasi dalam uji hipotesis sebesar 0,000<0,05 hal ini dapat diartikan bahwa setiap kali pola asuh diterapkan maka perkembangan social anak akan meningkat. Sehingga dapat dijelaskan bahwa pola asuh demokratis merupakan salah satu faktor perkembangan social anak.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF MELALUI ALAT PERMAINAN EDUKATIF FLANNEL BOARD Anisa Setya Karlina Ningsih; Nurul Kusuma Dewi; Nurul Shofiatin Zuhro
Early Childhood Education and Development Journal Vol 4, No 2 (2022): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v4i2.101478

Abstract

Kemampuan mengenal huruf ialah kemampuan dasar yang diperlukan anak pada aspek perkembangan bahasa. Penelitian dengan tujuan yaitu meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal huruf melalui alat permainan edukatif (APE) flannel board. Penelitian dilakukan di TK Ngargoyoso 02 dengan subyek anak usia 4-5 tahun berjumlahkan 15 anak. Penelitian dilaksanakan pada bulan September. Jenis penelitian merupakan penelitian tindakan kelas dengan metode kualitatif dan kuantitatif menerapkan model Kemmis dan Mc Taggart. Sumber data penelitian yaitu sumber data primer terdiri dari anak. Sumber data sekunder terdiri dari guru, dokumentasi dan perangkat pembelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk data kualitatif yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, selanjutnya untuk data kuantitatif yaitu menggunakan tes. Teknik uji validitas diperoleh dari tringulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif komparatif dan teknik analisis data kualitatif dengan model interaktif. Indikator dalam penelitian ini meliputi: 1) Mengucapkan bunyi huruf; 2) Mengidentifikasi simbol huruf; 3) Menulis huruf.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan mengenal huruf mengalami peningkatan secara klasikal pada pratindakan diperoleh hasil 33,3%. Pada siklus I meningkat persentasenya yaitu 58%. Meningkat kembali pada siklus II yaitu 82,3%. Peningkatan tersebut ditunjukkan dengan anak mampu mengucapkan huruf, mampu mengidentifikasi simbol huruf dan mampu menulis huruf, dalam hal ini adanya perbedaan kegiatan pembelajaran mengenal huruf vokal terlebih dahulu lalu dilanjutkan huruf konsonan awal dan konsonan akhir. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa melalui alat permainan edukatif (APE) flannel board dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia 4-5 tahun.