Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Lama Menjalani Hemodialisis dengan Kadar Eritrosit pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis di RS Bintang Amin Adella Safita Meylany; Zulhafis Mandala; Ratna Purwaningrum; Rina Kriswiastiny
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 7 (2026): Volume 13 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i7.24072

Abstract

Penyakit ginjal kronis adalah keadaan fungsi ginjal menurun dan terjadi kerusakan organ yang berlangsung selama minimal tiga bulan pada hemodialisis jangka panjang dapat menyebabkan sedikit pengenceran darah yang berdampak pada penurunan kadar eritrosit. Penelitian ini bertujuan menilai apakah durasi hemodialisis kurang dari satu tahun atau lebih dari satu tahun berpengaruh terhadap kadar eritrosit pada pasien PGK di RS Bintang Amin tahun 2024–2025, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional terhadap 85 pasien menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kemaknaan p 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 64,7% pasien menjalani hemodialisis lebih dari satu tahun dan 35,3% kurang dari satu tahun, dengan mayoritas responden (96,5%) memiliki kadar eritrosit rendah. Uji Chi-Square menghasilkan nilai p = 0,283, sehingga tidak ada hubungan signifikan antara durasi hemodialisis dan kadar eritrosit. Dengan demikian, penurunan kadar eritrosit terjadi pada kedua kelompok, baik yang menjalani hemodialisis kurang maupun lebih dari satu tahun.