Immanuel Martin Parulian Lumban Tobing
Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Teknik Levitasi pada Karya-Karya Fotografi Makanan Christopher Tampubolon Immanuel Martin Parulian Lumban Tobing; Khaerul Saleh
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fotografi makanan kini tidak lagi sekadar media dokumentasi, melainkan telah berkembang menjadi media seni visual yang sarat kreativitas dan nilai estetika. Salah satu teknik yang populer untuk menciptakan kesan dinamis dan dramatis adalah teknik levitasi, yaitu teknik menangkap objek seolah-olah melayang di udara. Penelitian ini mengkaji penerapan teknik levitasi dalam visualisasi makanan khas Batak Toba melalui karya fotografer Christopher Tampubolon. Makanan tradisional Batak yang secara visual memiliki tekstur padat dan warna cenderung gelap menjadi tantangan tersendiri ketika dipadukan dengan teknik levitasi yang menuntut kesan ringan dan melayang. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis yang memadukan pendekatan estetika formal fotografi dengan semiotika visual. Empat karya dianalisis melalui observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Christopher Tampubolon berhasil mengawinkan modernitas teknik levitasi dengan nilai kultural lokal; unsur-unsur yang melayang bukan sekadar trik visual untuk menarik perhatian, melainkan berfungsi memperkuat narasi estetis dan memberi ruang bagi audiens untuk mengamati tekstur serta bahan autentik kuliner Batak secara lebih intim. Kajian ini menyimpulkan bahwa eksperimentasi teknik fotografi modern seperti levitasi dapat menjadi media baru yang efektif untuk merevitalisasi, mempromosikan, dan menaikkan kelas visual kuliner tradisional di era digital.