Riansyah Riansyah
Universitas Lakidende Unaaha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam Menyelenggarakan Pendidikan Politik pada Lembaga Pendidikan (Studi pada Bakesbangpol Kabupaten Kolaka Timur) Riansyah Riansyah; Nartin Nartin; Muhamad Irfan Rama
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam menyelenggarakan pendidikan politik pada lembaga pendidikan di Kabupaten Kolaka Timur dan faktor yang mempengaruhi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam menyelenggarakan pendidikan politik pada lembaga pendidikan di Kabupaten Kolaka Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Informan penelitian ditetapkan dengan cara purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan analisis deskripsi kualitatif dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Badan kesatuan bangsa dan politik dalam menyelenggarakan pendidikan politik Pada Lembaga Pendidikan di Kabupaten Kolaka Timur menempuh tiga (3) dimensi: (1) pengetahuan sebagai landasan utama pentingnya dalam pendidikan politik pada siswa Sekolah Menengah Atas tahun 2024, (2) Sikap yakni menjadi strategi dalam memberikan pemahaman dan kasadaran dalam pendidikan politik bagi pemilih pemula, dan (3) Perilaku dan tindakan sebagai strategi memberikan pemahaman, kesadaran politik, dan partisipasi aktif dalam menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum. Hasil studi ini mengungkapkan faktor-faktor yang mempengaruhi strategi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam menyelenggarakan pendidikan politik Pada Lembaga Pendidikan di Kabupaten Kolaka Timur didukung (1) faktor fasilitas pendidikan politik yakni tersedianya sarana fisik seperti ruangan pertemuan, perpustakaan, kualitas narasumber, kurikulum dan teknologi informasi dan komunikasi, (2) Faktor pola teknis penyelenggaraan, atas dukung tempat dan pengatur kegiatan yang terkoordinasi baik tim pelaksana maupun narasumber, (3) Faktor anggaran yakni belum mampu mendorong terlaksananya pendidikan politik di Sekolah Menengah Atas yang optimal, (4) Faktor kualitas yakni unsur pelaksana memiliki kualifikasi pendidikan belum optimal .