Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Korelasi Antara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Pertumbuhan Ekonomi Regional di Kabupaten Probolinggo Tahun 2020–2024 Afton Ilman Huda; Muhammad Jaiz; Ridwanul Hayat; Miftahul Ulum; Fhatoni; Ahmad Syahrul Khoir Maulana; Wahyu Ilahi; Muhammad Pradipta Baskara; Mohammad Khomisun; Much Fakhri; Moh Fikri Rizal
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 1 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research explores the relationship between the Human Development Index (HDI) and regional economic growth in Probolinggo Regency during 2020–2024. HDI represents not only education and health, but also the overall quality of life of the population. On the other hand, economic growth is measured using the Gross Regional Domestic Product (GRDP) at constant prices. This study applies a quantitative approach using secondary data from the Central Bureau of Statistics (BPS), with Pearson correlation analysis to examine the link between the two variables. The results show a positive and meaningful correlation, suggesting that improvements in human development tend to go hand in hand with better economic performance. These findings emphasize that developing human capital is not just a social priority, but a strategic move to build sustainable regional growth.
EFEKTIVITAS PROGRAM BANTUAN SOSIAL TERHADAP PENGURANGAN ANGKA KEMISKINAN EKSTRIM Muhammad Pradipta Baskara; Zainul Hasan Dwi Cahyono; Naufal Abhirama
Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan ekstrim merupakan permasalahan multidimensional yang mencerminkan ketidakmampuan rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan dasar secara berkelanjutan. Program bantuan sosial (bansos) di Indonesia bertujuan untuk mengurangi kemiskinan ekstrim dengan memperbaiki daya beli dan akses terhadap layanan dasar seperti pangan, pendidikan, dan kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran untuk mengevaluasi dampak program bantuan sosial terhadap pengurangan angka kemiskinan ekstrim. Hasilnya menunjukkan bahwa program bansos, baik tunai maupun non-tunai, memiliki dampak positif dalam meningkatkan konsumsi rumah tangga miskin dan memperbaiki akses mereka terhadap layanan sosial. Namun, efektivitas program ini masih dipengaruhi oleh kendala seperti ketidakakuratan data penerima manfaat dan keterbatasan kapasitas pendamping sosial. Oleh karena itu, penting untuk melakukan perbaikan pada sistem penargetan dan pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan keberlanjutan dampak dari program ini.