Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS TEKNO-EKONOMI PERHITUNGAN LCOE SISTEM POMPA AIR TENAGA SURYA GUNA MENDUKUNG IMPLEMENTASI ENERGI TERBARUKAN Putri Indah Kencana; Halid Nuryadi; Ika Alya Indri Putri; Mukhtar Hadi; Imam Syaukani
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 8 No 2 (2026): EDISI 28
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v8i2.4817

Abstract

Perubahan iklim dan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil mendorong pemanfaatan energi terbarukan sebagai solusi berkelanjutan, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan di pedesaan. Salah satu penerapannya adalah Sistem Pompa Air Tenaga Surya (PATS) yang memanfaatkan sistem solar photovoltaic (solar PV) untuk memenuhi kebutuhan air irigasi dan domestik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan teknis dan ekonomi sistem PATS di Desa Kelanir, Kabupaten Sumbawa Barat, dengan menggunakan pendekatan Levelized Cost of Energy (LCOE) serta indikator kelayakan ekonomi seperti Payback Period (PB), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit-Cost Ratio (BCR) serta Profitability Index (PI). Metode penelitian meliputi pengumpulan data primer melalui observasi lapangan dan wawancara, serta data sekunder dari Global Solar Atlas, BMKG, dan literatur terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai LCOE sistem PATS lebih rendah dibandingkan dengan sistem pompa konvensional (Grid-PLN) maupu pompa air tenaga diesel (PATD), sehingga secara ekonomi lebih kompetitif dalam jangka panjang. Selain itu, penerapan PATS mampu mengurangi biaya operasional, meningkatkan kemandirian energi desa, dan menurunkan emisi karbon. Dengan demikian, sistem PATS dinilai layak secara teknis serta ekonomis sebagai solusi energi terbarukan berkelanjutan bagi sektor pertanian dan perkebunan di wilayah pedesaan.
Evaluasi Kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Desa Tepal, Kabupaten Sumbawa pada Kondisi Beban Puncak Afrianto; Mukhtar Hadi; Mietra Anggara; Imam Syaukani; Putri Indah Kencana
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Desa Tepal, Kabupaten Sumbawa, yang menggunakan turbin crossflow, khususnya pada kondisi beban puncak. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui pengukuran langsung parameter hidrolik dan elektrikal, meliputi debit air, tinggi jatuh efektif, tegangan, arus, frekuensi, serta kondisi beban generator tiga fasa. Daya teoritis dihitung berdasarkan parameter hidrolik dan efisiensi komponen sistem, sedangkan daya aktual ditentukan dari hasil pengukuran tegangan dan arus generator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada debit aktual sebesar 0,03 m³/detik diperoleh daya listrik teoritis generator sebesar 5,73 kW, sementara hasil pengukuran lapangan menunjukkan daya listrik aktual mencapai 19,1 kW pada kondisi beban puncak. Ketidaksesuaian yang signifikan antara daya teoritis dan daya aktual ini mengindikasikan adanya keterbatasan dalam estimasi debit serta pengaruh dominan karakteristik beban, ketidakseimbangan arus antar fasa, dan sistem kendali beban terhadap kinerja pembangkit. Jika dibandingkan dengan potensi daya berdasarkan debit desain turbin, PLTMH Desa Tepal belum beroperasi pada kondisi optimal. Hasil penelitian ini memberikan dasar evaluasi untuk perbaikan sistem kendali dan pengelolaan beban PLTMH agar operasi pembangkit lebih efisien dan andal.   This study aims to evaluate the performance of the Micro Hydropower Plant (MHP) in Tepal Village, Sumbawa Regency, which utilizes a crossflow turbine, particularly under peak load conditions. The research method employs a quantitative descriptive approach through direct measurements of hydraulic and electrical parameters, including water discharge, effective head, voltage, current, frequency, and the load conditions of a three-phase generator. The theoretical power is calculated based on hydraulic parameters and system component efficiencies, while the actual power is determined from measured generator voltage and current. The results show that at an actual discharge of 0.03 m³/s, the theoretical electrical power of the generator is 5.73 kW, whereas field measurements indicate that the actual electrical power reaches 19.1 kW under peak load conditions. The significant discrepancy between theoretical and actual power indicates limitations in discharge estimation as well as the dominant influence of load characteristics, phase current imbalance, and the load control system on plant performance. When compared to the power potential based on the turbine design discharge, the Tepal Village MHP has not yet been operating under optimal conditions. These findings provide a basis for evaluating improvements in the load control system and load management to ensure more efficient and reliable plant operation.