This research is a descriptive qualitative study that aims to describe the implementation of digitalization in culinary MSMEs in Surabaya City, identify supporting factors of digitalization in increasing the competitiveness of MSMEs, explore the obstacles faced by MSMEs in the digitalization process, and formulate a digitalization optimization strategy to increase the competitiveness of MSMEs in Surabaya City. This study used informants from 9 culinary MSMEs that are still active and more than 6 months located in Surabaya, using at least one digital channel on social media. The results of the study found that the majority of culinary MSMEs in Surabaya City showed that the digitalization process has become a primary strategy to increase competitiveness, especially in the marketing and branding sectors. There are factors that inhibit digitalization, including unstable internet infrastructure and the existence of human resources that are resistant to change, while factors that encourage digitalization in MSMEs in Surabaya include easy access to social media, government support, efficiency, changes in consumer behavior in Surabaya and competitiveness. The digitalization optimization strategy is carried out by optimizing the use of social media, integration with marketplace platforms and delivery services, as well as visual branding. Â ABSTRAKPenelitian ini merupakan studi kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi digitalisasi pada UMKM kuliner di Kota Surabaya, mengidentifikasi faktor pendukung digitalisasi dalam meningkatkan daya saing UMKM, mengeksplorasi hambatan yang dihadapi UMKM dalam proses digitalisasi, dan merumuskan strategi optimasi digitalisasi untuk meningkatkan daya saing UMKM di Kota Surabaya. Studi ini menggunakan informan dari 9 UMKM kuliner yang masih aktif dan telah beroperasi lebih dari 6 bulan di Surabaya, yang menggunakan setidaknya satu saluran digital di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas UMKM kuliner di Kota Surabaya menunjukkan bahwa proses digitalisasi telah menjadi strategi utama untuk meningkatkan daya saing, terutama di sektor pemasaran dan branding. Terdapat faktor-faktor yang menghambat digitalisasi, antara lain infrastruktur internet yang tidak stabil dan keberadaan sumber daya manusia yang resisten terhadap perubahan, sedangkan faktor-faktor yang mendorong digitalisasi pada UMKM di Surabaya meliputi akses mudah ke media sosial, dukungan pemerintah, efisiensi, perubahan perilaku konsumen di Surabaya, dan daya saing. Strategi optimasi digitalisasi dilakukan dengan mengoptimalkan penggunaan media sosial, integrasi dengan platform marketplace dan jasa pengiriman, serta visual branding.