Mutia Anggeraini Jamal
Universitas Nusa Cendana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Description of Factors Causing Work Accidents in Fishermen in Oesapa Village Kupang City Mutia Anggeraini Jamal; Luh Putu Ruliati; Mustakim Sahdan
Media Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Media Kesehatan Masyarakat (April)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/mkm.v8i1.22206

Abstract

Abstrak Nelayan merupakan sekelompok masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada hasil laut, baik melalui penangkapan maupun budidaya. Profesi ini termasuk dalam sektor informal, sehingga para nelayan lebih rentan menghadapi risiko kecelakaan kerja. Salah satu faktor yang menjadi penyebab kecelakaan pada nelayan adalah terkait dengan diri para pekerja itu sendiri. Ketidakpatuhan nelayan dalam menggunakan alat pelindung diri yang lengkap dan sesuai dapat berkontribusi pada terjadinya kecelakaan kerja. Selain itu, terdapat juga berbagai faktor lain yang dapat menjadi penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor penyebab kecelakaan kerja pada nelayan di Kelurahan Oesapa Kota Kupang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel berjumlah 77 orang dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan systematic random sampling. Data dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa presentase faktor penggunaan alat pelindung diri dengan kategori kurang baik yaitu 76,6%, sedangkan penggunaan alat pelindung diri yang baik 23,4%. 54,5% nelayan berisiko mengalami kelelahan, sedangkan tidak berisiko 45,5%. 66,2% memiliki perilaku cukup terkait kesehatan dan keselamatan kerja, perilaku baik dan buruk terkait kesehatan dan keselamatan kerja memiliki presentase yang sama yaitu 16,9%. 57,1% tidak berisiko terhadap fakto lantai licin. 85,7% nelayan Pernah mengalami insiden di tempat kerja, dan tipe kecelakaan kerja yang paling sering terjadi adalah terkena bisa atau racun ikan 23,4%. Disarankan agar Dinas Koperasi Nelayan Oesapa lebih aktif dalam mengembangkan informasi mengenai pentingnya penggunaan alat pelindung diri saat bekerja, serta memberikan bantuan alat pelindung diri kepada para nelayan.