Fitri Rahayu
Universitas Islam Negeri Datokarama Palu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN PEMBELAJARAN SENTRA SENI DALAM MENGEMBANGKAN MOTORIK ANAK DI TK ALKHAIRAAT I PUSAT PALU Bella Amalya; Kasmiati; Fitri Rahayu
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol7.Iss1.245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran sentra seni dalam mengembangkan kemampuan motorik anak di TK Alkhairaat I Pusat Palu, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Stimulasi motorik anak usia dini sangat penting dilakukan melalui aktivitas yang kreatif dan menyenangkan, salah satunya melalui sentra seni. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Penelitian dilaksanakan di TK Alkhairaat I Pusat Palu dengan subjek penelitian berfokus pada dua orang guru. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Untuk menjamin keabsahan data, penelitian ini menggunakan teknik ketekunan pengamatan, triangulasi, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran sentra seni di TK Alkhairaat I Pusat Palu efektif dalam mengembangkan kemampuan motorik halus dan kasar anak. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi perkembangan anak. Kegiatan kreatif seperti melukis, menggunting, menempel, meronce, dan membuat karya rupa terbukti mampu melatih koordinasi mata-tangan, kekuatan otot jari, kelincahan, kelenturan, dan keseimbangan tubuh anak. Selain itu, anak-anak menunjukkan peningkatan fokus, rasa percaya diri, dan antusiasme yang tinggi. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kreativitas dan fleksibilitas guru dalam melakukan diferensiasi pembelajaran serta penilaian autentik. Sinergi yang berkelanjutan antara pihak sekolah, orang tua, dan komunitas juga sangat diperlukan untuk mengoptimalkan perkembangan motorik anak secara holistik.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN OUTDOOR DALAM MENGEMBANGKAN MOTORIK KASAR ANAK DI TK TUNAS HARAPAN DESA LOMPIO KABUPATEN DONGGALA Uzlifa; Kasmiati; Fitri Rahayu
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol7.Iss1.246

Abstract

Skripsi ini membahas tentang “Penerapan metode pembelajaran outdoor dalam mengembangkan motorik kasar anak di TK Tunas Harapan Desa Lompio Kabupaten Donggala”,. Dengan tujuan Untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran outdoor di TK Tunas Harapan Desa Lompio Kabupaten Donggala. Dan Untuk mengetahui perkembagan motorik kasar anak yang optimal di TK Tunas Harapan Desa Lompio Kabupaten Donggala melalui penerapan metode pembelajaran outdoor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, tehnik analisis data yang digunakan adalah mengadopsi, mengedit, mengklarifikasikan, mereduksi dan kemudian dilakukan dengan penyajian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran outdoor dilakukan melalui tiga tahapan yaitu: perencanaan, dimana guru mengidentifikasi kemampuan awal anak dan menyiapkan alat bantu seperti potongan huruf yang aman digunakan; pelaksanaan, yaitu kegiatan inti berupa permainan balapan huruf di halaman sekolah dimana anak-anak berlari membawa huruf dan menyusunnya di meja; serta evaluasi, dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap respons dan keterampilan motorik saat kegiatan berlangsung. Perkembangan motorik kasar anak setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini menunjukkan peningkatan dalam aspek kekuatan dan kecepatan otot kaki, keseimbangan saat bergerak, kelincahan dalam menghindari rintangan, serta koordinasi anggota tubuh saat membawa dan menyusun huruf.